Monthly Archives: October 2015

Mau pencerahan atau takhyul

MAU CERAH atau TAHAYUL
Seorang artis ngebel saya buat janjian ‘Ruqyah’. Saya tanya memang kenapa mesti diruqyah? Katanya, gangguan mahluk halus, emosi, melihat penampakan.
Saya cuma bilang, mbak… Penyebab itu semua bukan mahluk halusnya, melainkan gelombang pikiran mbak yg resonansi dengan bentuk bentuk pikiran ‘gak bagus’ seperti itu. Seperti nyetel radio, maka dapet siaran sesuai gelombang yg dituju. Kalau gelombang pikirannya pindah ke channel lain, misal chanell Allah atau order sinetron, maka mbak bisa kesurupan order sinetron.
Doski bengong……
Dan beliau tdk sependapat bahwa penyebabnya adalah dari dirinya sendiri. Hanya mau dibersihkan saja.
.
Ya sudah, gagal paham.
Doski lebih seneng ‘dipintari’ orang orang pinter yang menawarkan jasa dengan mahar puluhan juta. Untuk suatu hal klenik yg gak ada habis-habisnya bahwa ada gangguan ghoib. Suatu saat doski akan sadar sendiri kok, kalau uangnya sudah habis dan baru menyadari bahwa gangguan itu adalah permainan pikirannya sendiri.
Itulah fenomena, kadangkala pencerahan kesadaran baru dibutuhkan kalau sudah kepepet.
Padahal, bisa saja saya meraup beratus ratus juta dg bisnis mahar utk mereka mereka yg masih percaya ‘tahayul”. Namun itulah kehidupan, siapapun mendapatkan gemanya sendiri. Bila mencerahkan, maka tercerahkan. Bila baik jadi baik. Bila memanfaatkan, juga mengalami sama. Bila membuat orang susah juga mengalami hal sama.
Rasanya nurani kita semua memilih membuat orang lain membaik, tercerahkan, sukses, bahagia dan berkah rejeki slamet.

Sent from my ASUS