Terapi Melepas Kemelekatan….. cara sederhana mengatasi penyakit orang modern

Sahabat,

Sejak saya kebetulan “tidak kebetulan” selalu dipertemukan dengan berbagai kasus psikologi, ternyata kecenderungan masalah manusia adalah “adanya kemelekatan” sesuai Hukum Koneksi. Bahasa agamanya: terlalu berlebihan kepemilikan dan senang terhadap duniawi. Sangat possesive.

Seringkali kasus yang terjadi adalah gara-gara di PHK, langsung depresi dan sakit berbulan-bulan.

Gara-gara mutasi jabatan, terkena kasus hukum dan harta disita, anak pergi jauh, orang yang disayangi sakit, hartanya dicuri, atau apapun sesuatu obyek yang sangat disayangi itu hilang atau terkena masalah…..lha tiba-tiba jadi ikutan sakit atau kena masalah.

Seperti sebuah hukum koneksi, keterikatan, ketika seseorang terlalu loyal terhadap perusahaan dan ternyata perusahaan itu sedang ada masalah keuangan internal. Tiba-tiba orang loyal tersebut ikut-ikutan sakit, dan bermasalah keuangan.

Kasus koneksi ini juga banyak sekali terjadi dengan obyek lain.

Intinya adalah hukum koneksi dan keterikatan akan semakin kuat ketika “terlalu lebay” berlebihan terikat. Loyal berlebihan. Rasa memiliki berlebihan. Rasa sayang berlebihan pada keluarga, harta, pekerjaan, status sosial, dan apapun yang dititipkan padanya.

Benar apa kata agama yang bilang kalau Allah Tuhan semesta alam sangat tidak menyukai bahkan benci dengan sesuatu yang berlebihan.

Sayang sama pacar berlebihan, ketika diputus hubungannya karena semua palsu…cinta palsu, status palsu, alamat palsu, langsung gubrak stress dan patah hati, jadilah gak doyan makan tetapi tetep doyan duit.

Umumnya semua orang sudah tahu dengan nasehat agama, ketika gara-gara hartanya diambil setengah oleh pemerintah karena suatu kasus. Tiba-tiba istrinya depresi berat, dan sakit berbulan-bulan. Belum bisa menerima harta dan masa depannya akan amblas begitu saja. Ini dia, persepsi dan sangkaan yang terlalu negatif seolah sudah menentukan takdir sendiri.

Suaminya mampu mengatasi depresi berat ini dengan nilai-nilai spiritual dan kebijakan. Dari seorang pejabat besar kini telah turun grade. Belajar ikhlas menerima. Ternyata istrinya belum bisa, walaupun sudah paham teorinya dan sudah gak kehitung diceramahi agama.

Akhirnya datanglah mahakosmos memberi pencerahan dengan “menyamakan frekuensi cara berpikirnya”. Saya jelaskan tentang hukum koneksi seperti diatas.

Bahwa apapun rasa memiliki berlebihan akan mengikat otak-pikiran-perasaan hingga ruh serta seluruh sel-sel badannya terhadap obyek apa yang diikatkan.

Lalu saya buat atraksi dan simulasi, saya minta 2 orang untuk berpikir satu sama lain dan katakan dengan sangat kuat sangat menyayangi satu sama lain, sulit terpisahkan. Sama halnya dengan keseharian, bahwa manusia selalu mempersepsikan begitu, terlalu sayang dan merasa sulit terpisahkan.

Ketika satu orang tersebut saya cubit, ternyata seorang yang lain merasa dicubit.

Ketika satu orang tersebut saya tepuk sehingga jadi berat tengkuknya, ternyata seorang lain tersebut juga ikut merasakan.

Inilah hukum koneksi, “keterikatan”, dan semakin kuat gelombang pikiran itu mengikat maka akan semakin fatal.

Lalu saya tunjukkan Handphone saya, ini adalah handphone saya. Saya perhalus, Tuhan menitipkan HP ini kepada saya. Jadi saya katakan, sekarang ini menjadi HP saya. Sekarang kuncinya adalah bagaimana gelombang frekuensi otak-pikiran-perasaan, dan ruh tidak mengikat terhadap HP ini. Sehingga kalau terjadi sesuatu dengan HP ini, entah rusak atau hilang, maka otak-pikiran dan jiwa raga tidak ikut rusak atau kehilangan. By the way, ini tetap HP saya.

Kuncinya adalah jadikan semua yang telah diberikan oleh Tuhan itu jangan diikat gelombang frekuensi atau dimasukkan kedalam otak-pikiran.

Atau istilah para motivator, jadikan dunia itu ada dalam genggaman. Diluar tubuh, hanya ada dalam kepalan tangan. Bukan dimasukkan ke dalam otak-pikiran-perasaan-ruh bahkan hingga seluruh badan.

Bahasa agamanya adalah semua titipan dariNya.
Kalau titipan itu mengikat gelombang otak pikiran, maka kita akan terlalu sayang untuk memberi sedekah bila ada orang yang meminta.

Semakin ada keterikatan maka semakin pelit untuk berbagi.

Akhirnya beliau setuju, Ok deh, semua harta ini tetap milik saya “kan? Jadi tinggal melepaskan gelombang frekuensinya saja di otak-pikiran-perasaan-ruh hingga hati khan ya?.

Ya lepaskan ikatan, kemelekatan terhadap apapun wujud duniawi apapun. Semua memang diberikan Tuhan untuk kita manfaatkan. Namun jangan diikat dengan koneksi gelombang frekuensi otak-pikiran.

Berawal dari Zero, tanpa ikatan, kini ternyata sudah puluhan, ratusan, ribuan, jutaan ikatan baik di gelombang otak, pikiran, perasaan, ruh, seluruh sel-sel tubuh hingga hati.

Berawal dari Zero kini di Zero-kan kembali seperti semua.

Tetapi gak usah khawatir, semua kekayaan yang sudah diterima (dititipkan Allah) tetaplah menjadi milik kita.

Zuhud adalah cara pandang atau persepsi: dunia, kesuksesan, kekayaan, hanya ada dalam genggaman tangan. Berada diluar otak-pikiran-perasaan-ruh hingga hati.

Tetaplah sukses, berkelimpahan harta, namun tidak terkoneksi ikatan apapun terhadap wujud kenikmatan yang sudah diberikan.

Terapi melepas kemelekatan, sungguh teknik sederhana mengatasi berbagai gangguan kejiwaan ringan hingga berat yang kini cenderung mulai berjangkit di kalangan orang modern.

Bahasa agamanya, itu semua milik Allah Tuhan wadah apapun yang dilihat ini, seru sekalian alam (kosmos, zone zero) semesta. Apapun yang ada di langit dan bumi adalah kepunyaanNya.

Nikmati semua yang telah diberikan, namun jangan pernah otak-pikiran mengikatkannya.

Teknik melepas kemelekatan ini bisa Anda dapatkan di manapun member paguyuban mahakosmos.

Tidak dijual bebas, harus dengan resep.

Salam,
mas kris

Bukan seorang guru, bukan juga seorang master, biasa aja kaleee.
Hanya orang yang senang dengan persahabatan yang tulus penuh kasih.
Jangan sebut saya guru atau master lagi ya……plisss

Be Sociable, Share!

Get more stuff like this

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

2 Responses to Terapi Melepas Kemelekatan….. cara sederhana mengatasi penyakit orang modern

  1. keretaminiku says:

    nice post

    keep post n share for everyone

    be the best

  2. deedee says:

    matur nuwun mas Kris,

    kebetulan yang bukan kebetulan, saya juga sedang mencari tahu maksud dari melepas kemelekatan, eh kok ya ketemu tulisan ini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terapi Hati Terapi Ikhlas
MAHAKOSMOS

Dapatkan Informasi terbaru & Artikel secara berkala