Solusi semua permasalahan di duniawi, penyakit tubuh, pikiran, kejiwaan, finansial, jodoh, rumah tangga, apapun. Check it bro

Sahabat yang terkasih,

Izinkan, demi Tuhan yang Esa (ahad) yang memiliki nur (zat Allah) yang meliputi apapun, lidah sains menyebut ZatNya, lautan cahaya tiada batas yang meliputi apapun yang tak berujung ini adalah SOURCE.   Lidah saya menyebutnya “Mahakosmos”. Demi DIA sang ESA yang memiliki lautan cahaya tiada berujung, yang cahaya itu menyinari cahaya diatas cahaya, yaitu cahaya yang menghidupi alam semesta makrokosmos (yang didalam alam semesta itu adalah lompatan quantum, energi), serta menghidupi/memelihara semua mahluk (manusia) mikrokosmos.

Izinkan demi Sang Esa saya mendoakan agar lautan cahayaNYA, zatNya yang meliputi tiada batas ini memudahkan segala urusan di duniawi, memberikan segala jalan rejeki bagi semua mahluknya juga semua member group, memberikan perlindungan, keselamatan bagi semua manusia yang ada di alam semesta serta memerintahkan semua gangguan di tubuh, pikiran, kembali ke fitrahnya, membaik normal, sehat dengan sendirinya.

Dari uraian diatas, manusia memiliki potensi luarbiasa dalam dirinya, ada daya mikrokosmos (mind-soul-body-spirit/nurani) dan daya mikro itu juga luarbiasa. Dan dalam diri manusia juga ada daya makrokosmos (lompatan quantum, energi, miracle, daya alam semesta). Penggabungan kedua daya itulah yang digali oleh semua pemberdayaan dari zaman prikiplik berbalut tradisional, hingga modern londo-londo berambut pirang menggalinya untuk “keajaiban penyembuhan, tubuh mengobati sendiri, solusi datang sendiri, kasus hidupnya terpecahkan sendiri”.   Akhirnya yang menemukan pemahaman seperti itu disebut master, dan grand master. Walau nyatanya, banyak grand master juga terbelit masalah kronis, penyakit kronis padahal grandmaster penyembuhan (lho kok ya ujiannya karena penyakit kronisnya yang sudah sejak lama disimpannya) yang membuat mereka puyeng sendiri.

Sungguh “merasa hebatnya” manusia yang memahami bahwa tubuhnya ternyata memiliki daya kekuatan mikrokosmos dan makrokosmos (alam semesta) itu justru membuatnya “melekat”, sombong, dan banyak atribut master serta grand-grand master. Sehingga akhirnya mereka diuji oleh “kemelekatannya” sendiri dengan bejibun permasalahan hidup serta penyakit tubuh. Akhirnya banyak yang tersadarkan, betapa ada kekuatan lagi yang tiada batas yang disebut SOURCE, ZatNya yang menyinari cahaya diatas cahaya (mikrokosmos dan makrokosmos). Zat Allah yang tiada batas, maha besar, maha meliputi, dan sumber segala sumber kehidupan. Dan ZatNya itu baru mengambil alih tatkala sang manusia itu sudah gabruk, gubrak, padahal mereka dulunya adalah master daya mikro dan makro yang akhirnya terjerembab karena kemelekatannya sendiri. Beruntunglah mereka yang pada akhirnya gabruk, gubrak, terbelit kasus yang gak bisa keluar. Akhirnya tak berdaya, sudah tidak mampu lagi, dan akhirnya tiada daya itu pun melepaskan semua daya yang dimilikinya. Tiada daya apapun. Saat itulah ada MAHADAYA, zatNya, SOURCE yang mengamblih alih. Switch on, tatkala off.

Seseorang pengusaha bercerita, pada akhirnya dia terjatuh, usahanya nyaris ambruk, segala daya yang dulu pernah membuatnya melejit digunakan. Namun akhirnya terjerembab, menangislah dia, dan dia bilang sama istrinya. Mah, saya sudah gak sanggup lagi, saya menyerah. Akhirnya merasa off dihadapan kekuasaan Tuhan, tiba-tiba solusi berdatangan sendiri. Yang tadinya, solusi, temen-temen, pinjaman, kerja sama menjauh semua kok ya jadi mendekat. Yang tadinya susah mencari pinjaman modal, malah ditawari modal oleh temen-temennya dulu bahkan tanpa bunga sama sekali. Aneh….kok situasinya bisa terbalik. Itulah, kuncinya, jangan sombong merasa berdaya dihadapan TUHAN. Semakin melekat merasa memiliki daya, maka ujian hidup semakin mengujinya. Untuk mengingatkan, titik keseimbangan.

Dirimu yang diuji sakit pemikiran, sakit kejiwaan, sakit jasmani hingga harta habis, atau kasus rumah tangga, kasus jodoh, kasus finansial, kasus apapun. Itu terjadi karena dirimu merasa punya daya, melekat dengan atribut, merasa dan merasa punya daya. Maka yang punya DAYA itu akan “menampar” wajah kamu dengan cara ujian kehidupan ini. Belajarlah untuk mengatakan tidak bisa, dihadapan TUHAN. Belajar mengatakan, saya menyerah Tuhan. Saya tidak sanggup lagi ya Tuhan. Sampai detik ini, tubuh saya sakit, saya menyerah Tuhan, saya tidak punya daya apa-apa. Sampai detik ini saya jomblo Tuhan, saya tidak ada yang menyukai, tidak ada yang mengajak nikah, saya menyerah Tuhan, saya tidak punya daya apa-apa. Jangan merasa punya daya, merasa bisa, merasa ada di hadapan Tuhan, maka itulah ujianmu kelak. Belajarlah off, tidak bisa, tidak sanggup, tidak punya uang, tidak punya apa-apa, tidak punya dan tidak punya. Maka TUHAN akan memberimu…. Secepat dirimu menyerah off, secepat itupula MAHADAYA TUHAN, ZAT, SOURCE mengambil alih. Bukankah DIA juga sesuai sangkaanmu sendiri?.  Dirimu kemudian tetap bergerak, ikhtiar, bekerja professional, namun saat ikepasrahan tu ZatNya  mengambil alih prosesnya.

Lakukan tiap hari, tiap malam, saat tafakur, merenung berjam-jam. BERMESRAAN lah dengan TUHAN, katakan tidak bisa, tidak sanggup, seperti cerita diatas sesuai kasusnya masing masing yang sedang dialami. Kasus bisnis, jodoh, rumah tangga, penyakit, apapun…… Lalu setelah itu, katakan “HAMBA SUDAH TIDAK ADA DAYA, HAMBA PASRAH…… ZAT ALLAH yang mengatur sempurna, mengambil alih semuanya…….” Lalu, diamlah, lemas tiada daya, kosongkan semuanya, rasakan hingga pikiran lenyap, tubuh lenyap, lemas tiada daya. Off kan dirimu. Kamu tidak ada, dihadapan TUHAN yang ADA.

——————————————–

“Hamba pasrah, ZAT ALLAH yang mengatur segalanya sempurna, mengambil alih semuanya…….”

——————————————–

Bagus lagi, bagi muslim dengan sholat sunnah, lalu tafakur berjam-jam, off, lemah, tiada apa-apa. Hingga terjerembab di tempat ibadahnya. Lupa waktu, lupa segalanya, yang ada hanya TUHAN. Sungguh pertolongan tak tersangka tak terduga mengambil alih, saat dirimu sudah menyerah, tiada daya apa-apa. Itulah MAHADAYA, mahakosmos, ZAT-NYA, SOURCE mengambil alih…. SOURCE yang juga tempat asal kita semua……..bukan surga, bukan neraka yang hanya sementara, fana.    Kita berasal dari setitik cahaya, yang asalnya dari lautan cahaya, zat, mahadaya. Tempat asal, juga daya yang dbutuhkan semua manusia dalam mengarungi berselancar dalam candaan kehidupan ini. Tempat asal, dan mahadaya itu adalah ZAT-NYA, lautan cahaya, maha besar, maha meliputi, maha suci. Semua manusia akan tersadarkan kembali kesana, cepat atau lambat, bahkan walau lambat sekalipun.

Salam,

mbejo katro

Banyak orang mengenalnya dengan “mas kris”.

————————————————

amalkan ya…. ini summary semua ratusan terapi pencerahan yang pernah ditulis. Ketika dirimu sudah memahami, saat dirimu diuji karena kemelekatanmu sendiri, maka tiada apapun lagi yang kamu butuhkan kecuali ZAT ALLAH yang nyata. SOURCE semuanya. Kajian: Forum spiritual (advance)

Be Sociable, Share!

Get more stuff like this

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terapi Hati Terapi Ikhlas
MAHAKOSMOS

Dapatkan Informasi terbaru & Artikel secara berkala