Pertemuan member dan alumni Mahakosmos, 18 des 10. Ketidakjujuran sedikit saja, walaupun hanya diri sendiri yang tahu, inilah awal penyebab masalah kehidupan

Salam Sahabat Mahakosmos,

Tidak dinyana tidak disangka ternyata temen-temen mahakosmos baik alumni maupun non alumni banyak yang dateng ke sekretariat mahakosmos di pamulang baik dari pagi sampai malam, sehingga ruangan sekretariat yg cuma menampung 30an orang akhirnya gantian diisi karena pesertanya melebih daya tampung.

Pertemuan member mahakosmos adalah dalam rangka silaturahim, sharing, diskusi, juga terapi gratis bagi siapapun yang membutuhkan. Kebetulan juga ada para terapis mahakosmos seperti: pak agus salim, banu, sugito, karnadi, giarto, wiratmo yang membantu satu sama lain.

Kebetulan banyak peserta yang mata batinnya sudah “bocor”, termasuk seorang peserta remaja, jadi pas sekali dengan topik pencerahan saat itu yaitu: penyebab masalah hidup karena ketidakjujuran diri sendiri.

Suatu ketidakjujuran diri sesungguhnya menimbulkan KEGUNCANGAN ALIRAN LISTRIK tubuh. Guncangan sistem kelistrikan inilah yang menjadikan melemahnya aliran listrik (saudara tionghoa menyebutnya: aliran chi), sehingga daya tahan menurun dan jadilah virus, penyakit, masalah bisa tembus ke pertahanan badan jasmani juga badan jiwa/batin. Jadilah penyakit jasmani dan penyakit kejiwaan (stress).

Salah satu contoh ketidakjujuran “halus” adalah ketidaksesuaian antara programming otak dan perilaku. Ketika seseorang merasa dalam pikirannya tidak betah kepingin keluar kerja namun ternyata perilakunya tetap bekerja juga di kantor tersebut, maka rentan terjadi keguncangan.
Atau seorang anak yang disuruh orangtuanya, namun dalam otak pikirannya menolak sementara perilakunya tetap saja menjalankan perintah tersebut, maka rentan terjadi keguncangan.
Atau seorang karyawan yang ditugaskan ke daerah, namun sebenarnya otak-pikirannya menolak, maka rentan juga terjadi keguncangan.

Apalagi ketidakjujuran “kasar”, seperti perbedaan antara perkataan dengan perbuatan. Ngomongnya bahagia, ngomongnya ikhlas sabar, ngomongnya menderita supaya dikasihani, sementara nyatanya yang terjadi adalah kebalikannya. Inilah yang menjadikan guncangan jauh lebih hebat.

Ketidakjujuran halus dan kasar itulah yang menimbulkan aliran listrik berantakan, akibatnya sistem tubuh pun bermasalah dan seterusnya.

Namun ada lagi DAMPAK DAHSYAT PENYEBAB MASALAH, yaitu kekeliruan pikiran, perasaan dan perilaku yang berbeda inilah yang menarik ENERGI NEGATIF (bahasa agamanya: SETAAAN) tertarik sesuai hukum LOA.

Saya atraksikan di forum, seorang remaja yang penglihatannya terbuka, untuk berpikir negatif saja dengan tangannya. Dan dalam sekejap tangannya terasa agak berat dan panas. Dan terlihat seperti ada energi warna hitam yang menutupi tangannya tersebut. Itulah dia: energi negatif atau setaaan.

Inilah yang terjadi sehari-hari, bila ada kebohongan atau sesuatu negatif baik di pikiran, perasaan, maupun perilaku, maka sontak menarik energi yang sama, seperti kabut hitam tertarik.
Dan semakin negatif diulang, maka terus menarik semakin kuat. Akhirnya kabut hitam itu menumpuk menjadi seperti GEL LENGKET MEMBESAR dan menutupi tempat dimana melakukan kekeliruan.
Kadang di otak, pikiran, alam bawah sadar, hati, jiwa, atau bagian tubuh jasmaninya.

Gel lengket hitam pekat “hidup lagi” itu menjalar ke bagian yang lain, dan bila dibiarkan (tidak mau intropeksi: istighfar) maka GEL itu mengerak.
“Maka hati seorang kafir itu seperti kerak yang menutupi kebenaran” demikian cuplikan kata agama.

Gel yang lengket dan hidup itu juga buang kotoran. Kotoran inilah yang bikin penyakit bila hinggap di organ tubuh, darah, atau sistem tubuh. Dan bila lengket di pikiran bawah sadar maka jadilah ‘HALUSINASI”. Dan bila lengket di hati, jadilah ‘SUSAH DIKASIH TAHU YANG BAIK”.

Inilah musuh yang nyata bagimu, kata Nabinya orang Islam.
Bersyukurlah mereka yang dikarunia penglihatan mata batin atau ketajaman “rasa batin’ bisa menyaksikan musuh yang nyata ini.
Suatu karunia yang diperoleh bila mau bebersih, dan logik tahapannya untuk dilatih. Bahasa agamanya: latihan amalan baik.

Karena gel lengket pekat ini pun juga menempel di semua ciptaan DIA SANG KUASA, baik manusia, jin, binatang, sehingga kalau sudah ketempelan bisa emosian, marah-marah melulu, pikiran-perilakunya jadi jelek, dan bikin huru hara. Selain juga bikin penyakit dan masalah kehidupan. Menutupi rejeki. Menutupi jodoh. Menutupi rumah tangga bisa bahagia. Dan seabrek efek samping.

Mencegahnya adalah dengan banyak-banyak intropeksi.
Ngomong istighfar gampang. Anak kecil umur 4 tahun juga bisa. Namun menyadari kekeliruan itu yang paling sulit. Karena ego merasa benar.

Bila sudah gel ini berkerak dan bikin masalah berkepanjangan, dan Anda sulit membersihkan, walaupun sudah kemana-mana gak ada hasil.

Silahkan diskusi dengan para terapis MAHAKOSMOS.

Salam Ikhlas. Rahayu.
maskris
0857.15244100

Temen-temen,
Kamis ini 23 Des, Insya Allah saya di Yogya-Solo.
Jum’at sore 24-26 des hingga Minggu malam, di Salatiga untuk Pelatihan THE POWER OF IKHLAS, info: mbak Intan 0815.8761968
Bergabunglah dengan teknik pembersihan seluruh sel-sel tubuh, otak-pikiran-hati serta programming install ulang seluruh kehidupan Anda. Inilah intisari terapi.
Dan mumpung masih diperkenankan diobral investasi ringan oleh panitia.

————————————————
MAHAKOSMOS bermisi: menyebarkan energi positif
Dan semoga setiap insan memiliki kemampuan mengelola otak-pikiran-hati sehingga jasa terapi mahakosmos (stress, depresi, kejiwaan, halusinasi, gangguan pikiran, sakit jiwa akut, juga penyakit berkepanjangan, dll) ‘kelak” tidak lagi diperlukan.

Be Sociable, Share!

Get more stuff like this

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

One Response to Pertemuan member dan alumni Mahakosmos, 18 des 10. Ketidakjujuran sedikit saja, walaupun hanya diri sendiri yang tahu, inilah awal penyebab masalah kehidupan

  1. kireina says:

    Setelah datang di acara Pertemuan Member dan Theraphy 1 hari keesokan harinya, saya baru sadar, selama ini saya terlalu perfeksionis sekali, pada orang lain, juga diri saya sendiri, bahkan pada untuk urusan yg paling remeh temeh sekalipun. Setelah menyadari itu saya bersyukur enggak sampai kena stroke (untung ketemu mas Kris!). Selain itu banyaaak mindset saya yg salah (kmrn2 blm nemunin mindset mana aja yg salah), sekarang saya sadar, dalam menjalani hidup, cuma ada 2 pilihan, hitam atau putih. Mau diambil atau enggak? Apapun keputusan yg saya ambil konsekuensinya ga ada lagi keluhan, kemarahan, kekecewaan… Kalau toh hasilnya tidak sesuai yg diharapkan, haqul yakin aja pasti akan diberikan hal yg lebih baik. Cuma itu. Sehingga dada dan pikiran rasanya plong, ga ada beban, alias kosong. Ringan melangkah. Terimakasih mas Kris, atas semua ilmunya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terapi Hati Terapi Ikhlas
MAHAKOSMOS

Dapatkan Informasi terbaru & Artikel secara berkala