Pegimane mau bagus rejekinya…bila masih menyakiti anakmu, istrimu, suamimu dan orang-orang terkasihmu…

Salam Sahabat Mahakosmos,

Banyak tidak disadari oleh kita sendiri bahwa apapun yang kita lakukan dengan perbuatan, pikiran dan perasaan itu akan berbalas sama di kemudian hari.

Mereka-mereka yang merasa menderita, rejeki mampet, peluang rejeki kok tertutup karena tanpa disadari tidak bisa menjaga kebahagiaan perasaan anaknya, istrinya, suaminya, dan orang-orang terkasih dalam kehidupannya seperti orang tuanya, mertuanya maupun karyawan atau rekan kerjanya.

Orang-orang terkasih memiliki koneksi kuat dengan kehidupan kita, karena frekuensinya terhubung sangat erat di pikiran, dan batin.
Ketika orang-orang terkasih itu merasa gembira, menghormati, maka efeknya akan merambat dalam frekuensi terhubung tersebut kepada diri kita. Inilah yang menyebabkan keseharian pintu rejeki menjadi terbuka dan bagus.

Saya sangat menghormati suatu adat etnis yang mana ketika pasangan rumah tangga mau menikah, dia disuruh oleh orangtuanya untuk sowan, sungkem, silaturahim ke seluruh om, tante, pakde, hingga kakek-nenek serta kerabatnya. Minta doa restu.
Itulah tanpa disadari menciptakan perasaan positif terhadap orang-orang terkasih dan perasaan positif itulah hakiki sebuah do’a. Dan jadilah rumah tangganya kelak menjadi langgeng dan berkah, bahagia, mudah rejekinya.

Banyak suami yang naik karir di kantor, karena do’a sang istri dan anaknya, yang selalu berpikiran positif dan hati yang penuh harapan mendo’akan suami dan ayahnya tersebut.
Ketika dukungan sang istri dan anak maupun orang terkasih sudah tidak ada dan negatif, maka hancurlah karirnya dengan penuh penderitaan.

KARENA SESUNGGUHNYA REJEKI ITU MENGALIR DERAS KEPADA SIAPAPUN KARENA MEMILIKI TANGGUNGJAWAB BESAR TERHADAP MEREKA-MEREKA YANG DITANGGUNGNYA.
Semakin besar diberikan tanggungjawab memelihara keluarga, kerabat, bahkan anak yatim dan orang-orang yang kurang beruntung, maka TUHAN akan menderaskan rejekinya untuk memenuhi tanggungjawab tersebut.

Inilah yang terjadi ketika perasaan kita sudah malas untuk mengurus anak, masa bodohan, maka yang terjadi adalah kesulitan dalam keseharian rejekinya.
Inilah yang terjadi ketika satu keluarga memiliki masalah emosi, tidak harmonis satu sama lain, maka rejeki keluarga tersebut akan sulit dan penuh penderitaan.

So, kalau ada yang hari ini masih juga kesulitan dan penuh penderitaan dalam hal rejeki, segeralah perbaiki hubungan dengan anak, istri, suami, mertua, kerabat, rekan-rekan rejeki terkait, tetangga terdekat dan sungkemlah dengan orangtua. Curahkan mereka kebaikan, dengan penuh kasih sayang.
Juga tidak lupa kepada seluruh karyawannya.
Berilah mereka semua kebahagiaan, ketentraman, dan sedekahlah kepada mereka agar keluhan lenyap, uneg-uneg pun bablas….berganti senyum keceriaan.
“Sesungguhnya sedekah terbaik adalah dimulai dari orang-orang terdekat dan terkasihmu”

Maka Quantum kasih sayang, keceriaan dari perilaku serta hati orang-orang terkasih ini akan merubah level quanta rejeki, bisnis menjadi keluarbiasaan.
Terlebih menjelang hari raya ini, segeralah memberkan kebahagiaan pada karyawannya.
Maka Anda akan mendapatkan keajaiban rejeki tidak tersangka-sangka dalam rejeki karir maupun bisnis. Langgeng dan berkah.

Salam Ikhlas dan Keberkahan,
mas Kris

www.mahakosmos.com
“lebaran dengan selalu kesederhanaan, biarlah melihat orang lain bahagia….sudah sama kebahagiaamnya….”

MOHON MAAF LAHIR BATIN

Be Sociable, Share!

Get more stuff like this

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

Terapi Hati Terapi Ikhlas
MAHAKOSMOS

Dapatkan Informasi terbaru & Artikel secara berkala