MIND (bahasa pikiran), SOUL (bahasa hati/jiwa), dan SPIRIT, beruntunglah bila memahami ketiganya……

Sahabatku yang selalu tercerahkan,

Ini hari benar-benar penuh dengan ucapan minta maaf, semua orang mengirim sms, inbox dan silaturahim ucapan minta maaf menyambut datangnya Ramadhan. Hingga ATM pun minta maaf, “Maaf, saldo anda belum mencukupi…..”. Dan istriku pun minta maaf “Maaf, sudah tanggal 20 nih, belum bayar listrik….”. Temen kemarin 24 jam naik bis ke jawa tengah, biasanya cuma 9 jam, karena sepanjang jalan banyak permintaan maaf “Maaf, jalan sedang diperbaiki dalam rangka menyambut mudik lebaran.”

Seringkali banyak temen cerita, bahkan juga pengalaman sendiri.

Ini kate temen yang pengusaha sewa truk, alat berat: “Mas, saya beberapa minggu di kantor, mikirin semua urusan kantor, heran…. kok jadi banyak masalah, order seperti jalan di tempat?, Tetapi kalau saya jalan-jalan keliling saudara, keluar kota untuk refreshing selama semingguan lebih untuk melupakan sejenak urusan. Kok ya, omzet saya meningkat, semuanya lancar-lancar jaya saja…..kenapa ya?

Temenku yang bisnis showroom mobil juga begitu, setelah tahu rahasianya, omzetnya meledak selama beberapa tahun ini. Penjualan meningkat di tiap cabangnya. Orang menyangka dia pekerja keras luarbiasa, gak tahunya di kantor cuma ngobrol menerima konseling, membantu orang lain. Dan kalau keluar kantor, kerjaannya cuma menolong orang, ibadah taat, jalan-jalan, jarang mikirin bisnisnya…… Kok bisa ya?

Dulu tahun 199an ketika jadi suleman (salesman) dan bertemen dengan rekan sejawat. Pernah mengalami “booming penjualan”, juga temen-temen yang saya kenal. Penghasilan mereka sebulan saat itu minimum 15 jutaan hingga 75 jutaan/sebulan. Banyak orang memuji mereka karena dikira hebat luarbiasa kerja kerasnya. Mereka pun menunjukkan JAGA IMAGE, pake dasi, pake jas, pura-pura sibuk luarbiasa. Namun saya tahu persis…pekerjaannya pagi hanya buat perencanaan, lalu menghilang blasss. Mau tahu kemana….. main ke Mall, tempat hiburan, menolong orang, dan ada yang mangkal di mesjid terkenal. Jadi saya tahu, kalau nyari orang ini, ya ke mesjid saja, pasti ada dia lagi kongkow.

Tetapi kok bisa ya rejeki berdatangan sendiri……

Banyak kisah lain, maklum terminat curhat ribuan orang…….

Bro and Sis yang saya sayangi, hingga hati saya kuberikan kepadamu.

SEMUA TIDAK PERNAH KEBETULAN.

KERJA KERAS itu wajib, namunya mahluk memiliki jasmani, ya olahragalah bergeraklah dinamis.

Kepingin punya mobil, ya bergeraklah bekerja keras senilai MOBIL. Kepingin punya rumah, ya bergeraklah keras senilai RUMAH, dan seterusnya.

Mau dapat 100, ya bergerak 100.

Namun kalau sudah bergerak 100, dapatnya dibawah itu, atau lebih fatal lagi sampai MINUS alias berhutang. Nah ini yang mesti dikoreksi…..

SEHARUSNYA, bergerak 10 dapatnya 1.000.000 alias terjadi lompatan energi, kerennya dibilang QUANTUM. Inilah yang disebut KERJA CERDAS.

Kerja cuma SATU, hasilnya SEPULUH, SERATUS BAHKAN SERIBU.

Semua tidak pernah kebetulan, kerja cerdas adalah belajar memahami sistem semesta bekerja, akibat pasti ada sebabnya.

Kita memiliki MIND (otak-pikiran), SOUL (jiwa/hati/batin), dan SPIRIT.   ketiganya menggerakkan hal yang berbeda dalam urusan dunia akhirat. Pahami ketiganya dengan seksama dan benar.

MIND (otak-pikiran) adalah kumpulan pemikiran yang telah kita serap, download transfer sejak kita dalam kandungan orangtua hingga segede dan seimut-imut saya ini. Ibarat kaset rekaman, tadinya yang kosong melompong, maka dibilang bersih tak berdosa. Apa yang dipikirkan orangtua sejak awal pernikahan, misalnya ketika berhubungan intim kepingin anaknya kelak berpikiran seorang Doktor, Insinyur, sholeh, pengusaha ataupun, maka akan menarik pemikiran-pemikiran dimaksud yang jumlahnya demikian banyak dari orang-orang sebelumnya (baca tulisan REINKARNASI PEMIKIRAN episode 1-4).

Rekaman pikiran akan bertemu dengan yang sama pemikirannya. Jadi semua gak ada yang kebetulan. Seorang yang mikirnya bola terus, ya pasti ketemunya temen-temen atau komunitas bola. Seorang yang mikirnya kasus rumah tangganya meyuyu, maka ketemunya temen-temen senasib sependeritaan. Seorang yang mikirnya bisnis meyuyu, maka ketemunya temen-temen yang seneng berbisnis, komunitas bisnis, gak jauh dari duit.

Seorang yang mikirnya sosial meyuyu, maka ketemunya ya komunitas sosial.

Inilah yang disebut HUBUNGAN ANTAR SESAMA MANUSIA, pertemuan yang tidak pernah kebetulan.

Ketika berpikir, andaikata punya cowok berkumis beberapa helai, dan terus memikirkan itu. Maka dia akan ketemu dengan semua laki-laki sepanjang perjalanannya dengan model yang kayak begitu.

Makanya hati-hatilah berpikir, karena SEGMENTASI PEMIKIRAN akan berimbas kepada siapa yang kelak akan bertemu.

Ketika seorang pedagang, selalu berpikiran murah, murah, murah, maka ketemunya adalah semua pelanggan yang maunya murahan.

Ketika seorang pebisnis, memikirkan usaha gratisan, maka yang datang dan ketemunya adalahj segmen pasar yang senang gratisan.

Sahabat, kalau saya sih, pria mahal, pria bonafid, he..he..he..

Pikiran sangat berpengaruh kepada pertemuan dengan sepemikiran, mengelolanya maka akan bisa mempengaruhi pemikiran orang lain. Pemikiran juga berimbas kepada penyakit (psikologis) yang dideritanya.

Jadi hati-hatilah berpikir, berpikirlah yang positif yang baik dan terarah. Belajarlah mulai sekarang membuat SEGMENTASI PEMIKIRAN anda sendiri. Nanti kalau tidak, bisa dosa, masuk neraka, alias keruwetan kehidupan. Ketemunya selalu dengan situasi, orang-orang, lingkungan yang sesuai pemikiran Anda sendiri….

Berikutnya adalah SOUL (jiwa/hati/batin), inilah si JERNIH, alias inti pemikiran, orang-orang banyak menyebutnya diri sendiri. Maka ketika siapapun bisa mengalahkan pikirannya diatas, melenyapkan, maka muncullah kejernihan berpikir DIRINYA SENDIRI.

Nah, cerita diatas, kok ya banyak keajaiban ketika hepi jalan-jalan, melepaskan pemikiran rumit kepada pekerjaannya, lha malah rejeki berdatangan. Inilah rahasianya.

Ketika Anda sedang tidak mikir, alias bengong melompong, alias MELONGO tidak mikir apa-apa, maka SANG SOUL / HATI ini bekerja.

Seseorang yang setiap hari melintas melihat sebuah gedung perusahaan, dari kecil hingga dewasa. HANYA MELIHAT MEMANDANG. Gak tahunya puluhan tahun kemudian dia bekerja di Gedung perusahaan itu.

Sesuatu yang kita lihat terus menerus dan karena kebiasaan setiap hari melihatnya tanpa memikir, maka HATI/SOUL yang bekerja merekamnya. Jadilah suatu kejadian kita di masa mendatang.

Selalu melihat orang-orang beruntung, dan karena keseringan jadi hal biasa melihat hal tersebut, otomatis gak pake mikir lagi. Maka SOUL/HATI nya yang bekerja merekam kejadian tersebut, jadilah dia kelak selalu beruntung.

Seorang Bapak membawa anak TK-nya selalu ke kampus Universitas Indonesia. Setiap minggu, berjalan-jalan ke sana. Suatu saat, penglihatan kepada kampus ini akan terekam di SOUL/HATI nya, jadilah kelak dia kuliah di UI.

Seorang yang belum punya rumah, selalu jalan-jalan melihat rumah, memandangnya. Lama-kelamaan pasti akan memandang TANPA BERPIKIR, yang ada hanyalah RASA SENANG memandangnya. Kalau itu terekam, maka bisa jadi orang tersebut dalam waktu bisa singkat, cepat atau lambat akan memiliki rumah seperti itu adanya.

Intisarinya adalah HATI-HATI MEMANDANG APAPUN. Ketika memandang sesuatu gak pake mikir, maka HATI yang AKTIF. Maka terjadilah kejadian di masa mendatang persis seperti apa yang pernah dilihatnya.

Inilah makna berkumpullah, bergaullah dengan orang-orang sholeh, orang yang baik, positif, semua yang serba positif.

Inilah kenapa sholat tahajudnya kaum Islam banyak yang mengatakan kalau rutin sholat tahajud maka hajatnya pasti terkabul. Karena ketika sholat malam, dan konon yang palng afdol adalah seperti malam sekitar jam 3 pagi. Maka ketika bangun saja, saat itu pikirannya sedang kosong melompong, saat itu SOUL/HATI nya MUNCUL aktif. Maka apa yang dibawa saat MELOMPONG itu, maka terjadillah.

Maka hati-hatilah saat BENGONG, kata orangtua nanti KESAMBET. Karena kalau punya kasus kehidupan yang menumpuk, saking mumetnya maka tanpa sadar dibawa BENGONG. Maka terjadilah kemudian kasus itu makin bertambah, dan terus menerus sepanjang hidupnya. Bahkan banyak yang maaf “gangguan kejiwaan”, gara-gara kasusnya dibawa bengong.

Inilah kenapa kita harus membiasakan berpikir baik dan positif, serta futuristik. Misalnya berpikir jalan kehidupan itu selalu mudah, aku ini orang paling beruntung, rejeki selalu mencariku, uang selalu berdatangan sendiri, jodohku mudah, dan lain-lain. Pemikiran yang terus menerus kelak menjadi kebiasaan berpikir seperti itu.

Kebiasaan berpikir yang terjadi karena ratusan bahkan ribuan atau jutaan kali memikirkan pemikiran tersebut, inilah HAKIKAT WIRID bagi kaum Islam untuk membentuk POLA PIKIR, SANGKAAN, MINDSET. Karena Allah ada dalam sangkaan, pola pikir tersebut.

Kebiasaan berpikir dan menjadi SANGKAAN, POLA PIKIR, maka inilah yang tanpa mikirpun akan keluar. Inilah BAHASA HATI. Bahasa yang sudah keluar dari SOUL/HATI tanpa mikir, maka terjadilah kejadian kemudian sesuai BAHASA HATI.

Kalau gak percaya, coba deh kalau orang curhat……itu keluar cerocosan yang begitu saja mengalir, lancar, padahal GAK PAKE MIKIR. Namun itu mulut, nyerocos aja. Coba deh lihat maaf orang gila “nyerocos aja” gak pake mikir.

Artinya, pantas saja kena kasus, lha sudah menjadi BAHASA HATI.

Banyak cara untuk membiasakan menggunakan bahasa hati, dan itu saya sharingkan dalam pelatihan atau pendalaman di paguyuban. Bagaimana mengelola hati untuk hal-hal atau kejadian yang baik.

Kata orang sains Quantum yang saya kaji, ternyata benar bahwa pemikiran menggerakkan energi dan partikel. Dan semakin berpikir dalam, terlebih menggunakan SOUL/HATI nya maka menggerakkan energi semakin luarbiasa, lompatan luarbiasa, inilah yang disebut QUANTUM. Mempercepat kejadian, percepatan rejeki, percepatan nikmatNya.

SOUL/HATI menggerakkan lautan energi Quantum yang ada dalam diri dan semesta alam.

Berikutnya adalah SPIRIT, inilah ruh yang menghidupan badan kita. DIA dibalik ini semua, makanya sains Quantum pun tidak akan pernah ketemu mengkaji unsur terkecil kehidupan. Semakin dicari tahu semakin terkecil selalu saja ada dimensi, ruang, dan kehidupan.

TUHAN tidak sama dengan ciptaanNYA. Tidak menyerupai apa yang bisa dilihat, didengar, dengan wujud apapun baik energi dan partikel terkecil pun.

Dan SPIRIT inilah bagian dariNYA, sepercik tetesanNYA yang menghidupi tiap manusia. Berasal dari DIA dan pasti kembali kepadaNYA. Nah, tinggal kita SANG SOUL apakah mau sadar untuk menemui SANG SPIRIT. Karena SPIRIT ini adalah dimensi dibalik energi, black hole. Tentu SANG SOUL harus melepaskan diri dari kemelekatan apapun, energi apapaun.

Kelak bila SANG SOUL bisa melepas kemelekatan dari energi (emosi, passion, hawa nafsu berlebih), maka akan SIRNA, dan jadilah SPIRIT, tiada bedanya.

PercikanNYA, SPIRIT akan kembali kepada SUMBER SEGALANYA, ALLAH SWT sebutan lisanku.

SPIRIT akan bertemu dengan saudara-saudara SPIRIT lain yang menghidupi badan yang lain, bumi dan langit.

 

Salam kesadaran dan harmoni,

mas kris

Be Sociable, Share!

Get more stuff like this

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

One Response to MIND (bahasa pikiran), SOUL (bahasa hati/jiwa), dan SPIRIT, beruntunglah bila memahami ketiganya……

  1. Saguh Widodo says:

    Assalamu’alaikum…..Slamat pagi Mas Kris…
    Saya peserta pertemuan tgl 3-4 Nov. 2012 di Pontianak. Kemarin dah minta copy fail materi kemarin namun setelah sy buka failnya ternyata tidak lengkap.
    Maka dari itu saya mohon dikirimkan lagi ke email sy ini…. karena banyak temen-2 paguyuban yg belum sempat copy fail minta dikirimi….
    trima kasih mas Kris… atas kesediannya….
    Wassalamu’alaikum…. slamat pagii….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terapi Hati Terapi Ikhlas
MAHAKOSMOS

Dapatkan Informasi terbaru & Artikel secara berkala