Kisah konseling: hati-hati dengan gelombang pikiranmu….

Sahabat yang tercerahkan,

Beberapa hari lalu saya kedatangan kasus konseling, ya gitu deh, semua gak ada yang kebetulan.  Seingat saya,  saya suka dengan ayat suci dalam Islam, bahwa Allah mengajarkan manusia tulis baca dan apa-apa yang tidak ketahuinya.

Jadi dalam tengadah tangah saya kepada Zat Allah yang nyata namun tersembunyi, saya selalu menggumamkan kalimat tersebut sejak belum berdirinya Mahakosmos 3 Juli 2009.  Gak tahu kenapa, sejak itu banyak sekali berdatangan kasus kehidupan yang menerpa kehidupan saya seperti main jetski, juga diayun-ayun seperti perahu kora-kora, juga roller coaster, serta bejibun orang berdatangan ke saya, nyata.  Mulai dari curhat, konseling, memberi pelajaran, mengajari apapun yang saya tidak ketahui sebelumnya.

Bayangkan saja, ketika saya sedang menggumamkan,  Allah yang mengajari saya apa-apa yang tidak saya ketahui, dan bertanya tentang suatu hal.  Tiba-tiba, orang di depan saya, mengajak ngobrol dan kok semua yang diomongkannya nyambung banget dengan apa yang sedang saya cari tahu.  Dan lucunya, setelah dia ngobrol kadang sejam, dua jam, setelah itu dia seperti gak tahu apa yang diomongkannya.

Temen-temen Mahakosmos yang mengiringi saya sejak 2009, rasanya  bisa jadi saksi betapa kok ya Tuhan selalu memberi jawaban nyata terhadap apa yang kita tanyakan, doakan.

Tidak ada dalam perencanaan saya,  tiba-tiba dihempaskan oleh kisah hidup yang jauh dari impian saya sendiri yaitu pengalaman spiritual, serta berdatangan puluhan ribu orang mengajari saya nyaris setiap hari tiada henti-hentinya.  Sampai akhirnya semua pekerjaan, project, kerjasama, perusahaan pun entah kemana tidak tersentuh, bahkan tidak bisa saya sentuh karena diberi pelajaran kehidupan.

Sungguh, saya berada pada titik kenyataan, bahwa Zat Allah itu nyata meliputi apapun, dan sering-seringlah mengobrol berdua denganNya, dengan suara yang terdengar lembut dari mulut seperti sebuah pertanyaan.  Contohnya:  “Ya Allah, apalagi yang mesti saya kerjakan ya…..”.   Kalau dirimu mempercayai DIA itu nyata, senyata ledakan sepercik Zat-Nya yang dikenal dengan teori big bang, menjadikan alam semesta.     Saya yakin, dalam beberapa saat, waktu, dirimu bakal diberikan peristiwa yang mesti dikerjakan.

Saya sampai melongo, ketika hanya bertanya “Ya Allah, apalagi yang saya kerjakan untuk membantu sesama, mencerahkan kehidupannya…”.    Sampai detik ini, sudah 30.000an lebih peserta seminar,  dan ditambah puluhan ribu kasus konseling baik dari peserta, maupun umum.   Tiap hari saya didatangkan kasus, sharing, ujian nyata yang didalamnya berisi pelajaran mutiara kehidupan.

Bahkan bagi yang kenal dengan saya, kalau ada sahabat konseling selama ini, ya modal saya cuma satu….mbejo, gak ngerti, gak mikir blasss, melongo,  gak ada basic pengetahuan apapun.  Cuma bertanya “Ya Allah, Engkau yang mengajari hamba apa apa yang tidak hamba ketahui, apa penyebabnya ya Allah….”.  Lha, kok ya pasien yang menceritakan kasusnya, kadang tanpa sadar dia sendiri yang memberikan gambaran solusinya atau di kepala saya kok tiba-tiba penuh ide, gambar, solusi hingga teori-teori pengetahuan.

Cerita itupun bergulir hingga detik ini dari ratusan kasus, ratusan artikel, sharing di forum, seminar, semua mengalir. Dan saya yang mbejo ini pun jadi ikut belajar dari apa yang saya tulis, saya omongkan sendiri….terima kasih Ya Allah. I Love U full, hamba hanya mempercayaiMU

Kali ini, yang mampir ke Pondok Lovebird, burung cinta tempat saya disuruh menjaganya adalah keluarga dari sahabat mahakosmos yang sudah mengenal saya sejak 2009.

Datang ke tempat saya, dibopong, dipapah karena lemes badannya, kakinya, sakit semua gak bisa jalan.   Sudah berobat ke beberapa medis, dan rumah medis tentunya.  Ya gitu deh, kalau ada sakit yang diagnosa berubah-ubah, atau gak jelas, atau bahkan gak ada,  ya bisa jadi ada faktor non medis yaitu “cara berpikir, perilaku, kejiwaan, sumbatan gelombang frekuensi, atau pengaruh dari luar yang mempengaruhi jagat semesta kehidupannya”.

Akhirnya keluarganya cerita sejak awal, kemudian fase sakitnya, dan bahkan cerita cerita di luar itu, seperti sang pasien ketakutan di RS melihat korban kecelakaan, dan melihat ada yang mennggal, dan lain-lain.

Dari semua data, dan tiba-tiba di otak saya seperti ada bohlam lampu terang seperti di film kartun, dan bermunculan hipotesa, cerita,  nah mulut saya deh yang tiba-tiba menterjemahkan sendiri.

Logika sains nya adalah, ini berhubungan dengan koneksi gelombang frekuensi.

Ingat, semua orang terhubung, all we are connected, dan memberikan fokus kepada apapun, siapapun, istilah pelatihan pemberdayaan namanya ‘memberi attention”,  ini akan menjadikan gelombang frekuensi terhubung itu semakin kuat, dan bisa jadi transfer diantara 2 gelombang itu terjadi.

Ternyata sang pasien itu pun punya kebiasaan selalu “banyak mikir + main feeling (vibrasi)”.  Teorinya, pikiran yang terhubung dengan apapun, siapapun disertai “getaran”,  “ngerasani”.  Maka akan terjadi transfer data pada gelombang yang dimaksud, bisa menggerakkan, bisa telepati mengirim pesan…walaupun jarak jauh sekalipun.

Namun kali ini, koneksi gelombangnya ternyata menarik apa yang dituju, download data.

Sang Pasien cenderung berpikiran negatif, kebetulan lebih suka memikirkan hal buruk semisalnya “sakit seseorang yang spesifik”.  Nah, ketika dia memikirkannya terus menerus, disertai getaran rasa di dalam dada (jagat semesta kehidupannya).  Maka data sakit orang tersebut tentu saja akan tertransfer kepada dirinya ke dalam dadanya (semestanya).  Maka ceritanya dia akan mirip dengan apa yang di download kelak.

Ternyata sebelum  sakitnya, yang bersangkutan terlalu banyak mikir dengan sakit orangtuanya, anggota keluarganya, dan cenderung memikirkan orang lain yang gak perlu.Akhirnya saya lepas satu persatu koneksi terhubung yang disertai “download data ini”.Ketika satu dilepas, ternyata berimbas kepada sakit di lehernya mereda.Ketika satu koneksi lain dilepas, ternyata berimbas kepada limbungnya, gak bisa jalan, itupun membaik.

Dan seterusnya.  Ternyata bejibun lainnya pun saya lepaskan juga sejak masa kanak-kanak,  terlebih lagi ternyata ada hubungannya dengan kebiasaan ibunya ketika mengandung yang bersangkutan.  Apapun perialku, mental, pemikiran ibunya,  ya begitulah anaknya yang dikandungnya.

Astaga, banyak sekali koneksi jaringannya…..coba kalau dia mengkoneksikan dengan hal-hal yang baik dari sekitarnya seperti “laris manis jualannya'”, keren gayanya,  cemungudh kerjanya,  dan sebagainya.Wah bisa jadi perubahan nasib luarbiasa deh.

Karena proses download jauh lebih cepat, efektif, dan mengubah perilaku seseorang dibanding “kesadaran” sendiri untuk menciptakan pola yang membutuhkan waktu lama. Namun kalau ketularan…..tentu jauh lebih cepat.

“Maka berkumpullah dengan orang-orang sholeh, yaitu orang yang positif, baik, cara berpikir luarbiasa, mentalnya, perilakunya sukses…..dan mempercayai Tuhan Maha Besar”.  Maka seperti itulah kelak dirimu. Bayi suci, bersih, tiada apa-apa sudah terisi oleh koneksi jaringan sejak dalam kandungan. Bahasa kerennya,  melekat dengan bilyunan apapun di dunia ini.

Seandainya mau melepas koneksi jaringan itu yang buruk buruk,  yang bikin masuk neraka kehidupan…. tentu kehidupannya akan jauh lebih damai, bahagia, kecukupan, berkah, dan selamat. Siapa dirimu sangat dipengaruhi dari koneksi gelombang dari apapun dan siapapun. Kertas putih yang kosong,   sebaiknya dicoret coret dengan hal-hal yang baik sejak kandungan. Kalau sudah terlanjur mencoret-coretnya dengan warna-warna yang bikin “neraka kehidupan”,  tidak pernah ada kata terlanjur.

Sangat sederhana untuk mengubah nasib kedepan, yaitu intropeksi, melepas koneksi jaringan hari demi hari dari hal-hal buruk di dunia ini, dari apapun dan siapapun. Berkumpul dan bergaul dengan memilih yang baik-baik,  itu juga pilihan cerdas, disamping menjaga pemikiran, ucapan, perilaku,dan tontanan sehari-hari.

Terima kasih ya buat pembelajarannya.

 
Salam mbejo,
mas kris
Rumah Motivasi-Konseling-Terapi “gak mind blasss, gak mikir”
085715244100

Be Sociable, Share!

Get more stuff like this

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

5 Responses to Kisah konseling: hati-hati dengan gelombang pikiranmu….

  1. Ririn Retnowati says:

    bagaimana cara berkonsultasi dengan Pak Kris?

  2. Ibu bsia coba hubungi bu Dina di 085810592712 …terimakasih//Paguyuban Mahakosmos

  3. vita says:

    bolehkah lwt sms konsulatsinya?

  4. Paguyuban mahakosmos says:

    rasanya tidak akan efektif bu kalau melalui sms, akan lebih baik jika ibu bisa datang ke rumah beliau, agar konsultasinya bisa efektif.

  5. Carsidi says:

    Terimakasih banyak, atas pencerahan nya mas kris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terapi Hati Terapi Ikhlas
MAHAKOSMOS

Dapatkan Informasi terbaru & Artikel secara berkala