Kangzen : Bagaimana mendengarkan hati nurani

Mungkin dikarenkaan HATI NURANI itu sering disebut sebagai “Hati Terdalam” atau “Hati Kecil” maka wajar saja “Bisikannya” sulit didengar… . Bayangkan saja, sudah mah Dalem, Kecil, terus cuma Berbisik lagi..wuih…, Butuh izin dan ridho dari ALLAH untuk kita bisa mendengarnya…=> Itu sebabnya dalam beribadah (Contoh : Sholat), Maka : Semakin dalem, semakin kecil, semakin pelan …. semakin dekat denganNYA …

Be Sociable, Share!

This entry was posted on Wednesday, December 30th, 2009 at 8:10 am and is filed under Artikel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Kangzen : Bagaimana mendengarkan hati nurani”

  1. erwin Says:

    karena belum terbiasa kali mas yooo . . .angellll pikirane sok jalan-jalan dewe ra nganggo perasaan

 

Leave a Reply