Berbaik Sangka…dan Terjadilah yang Saya Sangka!

Saya memiliki seorang saudara yang konon menurut seluruh kerabat, saudara saya ini sangat pelit, gila hormat maunya disanjung dihormati, dan tidak mau menolong kerabatnya sendiri.
Namun, tidak bagi saya. Setiap saya datang selalu diberi kebaikan yang mengalir begitu saja, dijamu makan, bahkan “dibekali’ sesuatu untuk anak-anak saya.

Demikian juga ada seorang berpangkat yang sangat ditakuti oleh siapapun untuk sowan ke rumahnya. Wah, pokoknya orang menganggapnyanya “streng” banget deh dia. Namun lagi-lagi, kok ya persepsi orang-orang salah. Dia sangat baik bagi saya.

Saya pernah diberi sebuah alat deteksi vibrasi dari kawan saya ketika di Makassar, konon buatan luar lah gitu. Suatu alat yang paling murah, katanya, untuk mendeteksi vibrasi dari jawaban hati kita sendiri. Karena sesungguhnya jawaban Tuhan salah satunya ya dari dalam diri, hati terdalam, seperti kata agama: mintalah fatwa kepada hatimu.
Beruntunglah mereka yang mampu menjelajah menemukan fatwa hati ini karena rajin bebersih diri. Namun bagi mereka yang dominan “pikiran sadar” nya ini sangat sulit.
Alat inilah yang mampu menterjemahkan vibrasi jawaban dari hati atas semua pertanyaan kita.

Alat ini juga mampu menjadi Lie Detector, mendeteksi mata air, sifat, karakter, mindset negatif, penyakit, dan apapun yang kita mau. Wah kok ya promosi…..
Sesungguhnya alat ini hanya penghantar saja…… yang memiliki ketajaman deteksi adalah badan magnet kita sendiri atau badan batin di level hati terdalam.

Sebuah air mineral saya deteksi ternyata memiliki energi positif. Namun berubah menjadi sangat negatif setelah saya test dengan berburuk sangka pada air tersebut.
Energi air itu menjadi sangat negatif.

Artinya, apapun sangkaan kita adalah juga sebuah do’a yang mampu merubah apapun sangkaan yang dituju.
Bila kita sangka baik kepada sesuatu, maka sesuatu itu akan memiliki energi kebaikan dan akan berlaku sama.

Seseorang yang benci kepada kita, namun kita sangka baik… maka kebencian itu akan hilang.
Ada suatu energi positif yang sangat besar level energinya yang mampu merubah seseorang negatif menjadi berubah baik. Energi tersebut adalah energi Cinta Tulus.

Seseorang yang sedang marah, ketika ditepuk bahunya dengan cinta tulus, maka energi marah tersebut berangsur menjadi lenyap.

Ketika ditanya apa sih rahasianya kok bisa menjadikan orang lain tergerak. Saya jawab, cuma mengamalkan perintah agama yaitu berbaik sangka.
Inilah yang mampu merubah saudara dan orang lain yang konon dianggap “streng’, pelit, dan lain-lain sifat extreme menjadi berlaku sama. Juga seseorang yang kata orang lain susah sekali tergerak untuk mengikuti ajakan.
Karena sebelum pergi menemui mereka, saya bayangkan dalam hati sosok orang tersebut. Dan saya munculkan prasangka baik padanya. Lalu berkata berkali-kali dalam hati: “aku sayang tulus sama kamu, karena kamu orang yang sangat baik…..”

Dan terjadilah sangkaan saya.

Salam Ikhlas dan Cinta tulus,
Mas Kris

Be Sociable, Share!

Get more stuff like this

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

3 Responses to Berbaik Sangka…dan Terjadilah yang Saya Sangka!

  1. Cabe_Rawit says:

    Mantab mas…

  2. yen says:

    wow….bagus sekali…alhamdulillah dpt ilmu lagi…insyaAllah akan saya coba….Thank You so much udah membagi ilmu Allah mas Kris… 🙂

  3. Teguh says:

    kita harus berpikiran positif setiap hari
    maka energi positif yang ada di alam semesta akan selaras
    dengan semua energi positif yang kita keluarkan
    sehingga akan membawa kita pada suatu peristiwa yang positif pula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terapi Hati Terapi Ikhlas
MAHAKOSMOS

Dapatkan Informasi terbaru & Artikel secara berkala