AGENDA PELATIHAN DAN KONSELING: Gorontalo (19-20 Apr), Pekanbaru (26-27 Apr), Jakarta (3-4 Mei), Medan (17-18 Mei)

JADWAL PELATIHAN TERDEKAT – MATERI SARIPATI PERJALANAN MAHAKOSMOS SEJAK 2009 HINGGA 2014

MATERI TERSEDERHANA, SIMPEL, YANG ORANG AWAM PUN JADI NGEH, MEMAHAMI DAN MENGAPLIKASIKANNYA, BAHKAN BISA MEMBUKA LAYANAN TERAPI KEHIDUPAN KEPADA SESAMA.

Telp. 085715244100,   Pin bebe 28A1C3F2

“Pembelajaran Kehidupan:  Mengubah nasib dengan mengubah cara berpikir, keajaiban vibrasi, image layar kehidupan (the secret dan the power), keajaiban pasrah, menemukan sisi lain DIRINYA, berbasis motivasi terapi kesadaran (quantum).  Menggali Potensi diri dan rahasia semesta.”

Sejak 2009 pelatihan selalu diadakan tiap minggu hingga awal 2014 ini dengan peserta minimum 10 hingga 50 orang.   Sehingga total alumni Mahakosmos sejak topik jadul, dan terus update perbulan hingga kini berjumlah 30 ribuan.

1.  GORONTALO (19-20 April 2014)  pelatihan pemberdayaan dan berikutnya pelatihan spiritual, daftar ke mbak Eva 085240500850

2.  PEKANBARU (26-27 April 2014), pelatihan pemberdayaan dan berikutnya pelatihan spiritual (daftar ke bu Ezy 081371214800)

3. JAKARTA (3-4 Mei 2014),   Pelatihan Pemberdayaan dan berikutnya pelatihan spiritual, daftar ke Bu Firdina 085810592712 atau 085715244100

4.. MEDAN, PELATIHAN PEMBERDAYAAN dan Pelatihan Spiritual, (15-16 Mei 2014) daftar ke Pak Dolly Pasaribu 08196002284

Dan seterusnya di Bali, Surabaya, Semarang, Lampung, Pontianak, dan lain-lain.  Mau mengadakan di kota anda, ya hubungi 085715244100

Silahkan dicatat nomornya, call saja langsung untuk daftar mulai sekarang.

———————————————————————————————————————————-

MAHAKOSMOS “Terapi Hati Terapi Ikhlas” adalah KOMUNITAS  menjalani hidup sesuai lakonnya, fitrahnya yang seharusnya penuh kebahagiaan hidup, kecukupan materi, kelimpahan nimmatNya, sehat, berkah dan selamat dengan belajar untuk berpikir, berperasaan/vibrasi, ber-image, bermental, berkepribadian, perilaku positif demi kebaikan diri sendiri.  Kebaikan yang tentu akan menular, mempengaruhi sekitarnya.
Komunitas yang merupakan alumni dan pembelajar di mahakosmos yang jumlahnya bisa  jadi 30 ribuan sejak berdiri 4 Juli 2009 , namun member umum atau siapapun bisa bergabung.  Selamat datang, dan silahkan ambil sisi positifnya…

Komunitas yang diketuai saat ini oleh pak Yogi Yogayaza, beserta para wakilnya pak Djohan Kohar Sukses Mulia, mas Heri Setiawan, mas Teguh Surabaya, Bu Ezy pekanbaru, Mas Karno Bandung, Bu Anilda gorontalo, mas Didik makassar  dan koordinator setiap wilayah di tiap kota.

Siapapun bisa masuk dengan bebas di group ini, dengan banyak status dan artikel di group facebook “Mahakosmos Terapi Hati Terapi Ikhas”,   maupun website www.mahakosmos.com.
Silahkan ambil manfaatnya, siapa tahu ada artikel yang bisa menjadi solusi atas ujian yang sedang “hadir”.   Terus mengubah diri selalu positif, mengubah diri dengan sabar menerima ujian dan suratan kehidupan.

Banyak acara TIDAK BERBIAYA diadakan oleh para sahabat group, silahkan ikuti saja…. isinya tak kalah dengan mengikuti pelatihan mahal dan super mahal tentang rahasia hidup, rahasia gelombang otak, pemikiran, keajaiban vibrasi,  penerapan THE SECRET  dan THE POWER tatkala memasrahkan semua proposal impiannya, serta terapi massal.

PELATIHAN FORMAL pun juga ada, namun tidak pernah memaksa siapapun,  yang mau belajar di pelatihan juga silahkan untuk memahami secara logika betapa kejadian, pertemuan tidak pernah kebetulan,  dan sama-sama belajar terapi kehidupan menguasai semua teknik sederhananya.

Pelatihan umum yang ada adalah:

1.  PELATIHAN PEMBERDAYAAN  1 HARI PEMBELAJARAN KEHIDUPAN, motivasi, basicnya adalah pencerahan mengenali dirimu sisi kosmik dirimu sendiri yang ajaib tatkala belajar pasrah (the power), menjalani hidup dengan penuh kebaikan, bertekad berubah nasib dengan berkehidupan positif, memahami rahasia gelombang otak, pemikiran,  keajaiban Vibrasi.  Aplikasi lompatan quantum, dengan gak mind blasss.   Menerapkan, aplikasi the secret dan the power- merencanakan masa depan dengan “proposal kehidupan” baik jangka pendek, menengah, dan jangka panjang dan menjadi urusan Tuhan  Kita disuruh berdo’a oleh Tuhan, kalau tidak Sang Raja Manusia akan marah, mari kita rencanakan dan menata masa depan yang positif di sisa umur ini dengan memahami kaidah hukum semestaNy agar berakhir bahagia, berkah, dan selamat..    Tentu skill untuk memahami piihan yang tepat dengan MENGAMATI dirimu sendiri dan partikel di semesta dalam pengambilan keputusan.
Juga dibekali dengan cara sederhana yang sangat mudah dimengerti untuk berbagai terapi mengubah caramu memandang kehidupan karena hidup ini adalah sangkaan kita sendiri, cara berpikir, mental, kepribadian.
Terapi melepas mental block,  terapi “Menata ulang gelombang frekuensi antar sesama”,  terapi WRITTING THERAPY,  terapi mengubah nasib dengan TERAPI KESADARAN, Quantum Awareness mendamaikan pikirannya, jiwanya, dan badannya,  untuk apa dan siapa dirimu berubah mencapai yang dituju.  Terapi multi fungsi untuk keperluan apapun.
Terapi Quantum  thowaf  dan Terapi Jiwa & Sel-Sel DNA melepaskan VIBRASI (getaran penyebab permasalahan) agar sembuh dengan sendirinya, yang sakit membaik sendiri, penumpukan emosi keluar sendiri, rejeki datang sendiri, pelanggan datang sendiri, semua harmoni dengan sendirinya. Seperti itulah mekanisme semesta, membaikkan dengan sendirinya.
Ini yang terpenting juga adalah TERAPI HATI,  TERAPI BERBERSIH HATI DiDADA, melepaskan PRIBADI-PRIBADI YANG MENJADIKAN PENDERITAAN dan MENGUBAHNYA dengan chip chip kejiwaan yang positif.   Perilaku dan kejadian karena settingan kejiwaan dalam diri, mengubah pribadi, perilaku dan kejadian positif di masa mendatang.  Karena semua kejadian gak pernah kebetulan, apa yang tergambar di dalam dada baik dari do’a do’a, ibadah, curhat, diskusi, obrolan, menulis impian, perilaku.  Apa yang ada di dalam dada, sama dengan yang di jagat semesta, seperti itulah semesta adil, teliti sesuai apa yang digambarkan, diminta.  Dia pemilik semesta, Maha Mengabulkan.  Dan terakhir, adalah DOWNLOAD POLA VIBRASI dari sekitarmu, mengamati proses vibrasi mereka yang tadinya minus sekarang sukses, yang tadinya penyakitan kronis kok sekarang sembuh,  yang tadinya usahanya macet kok sekarang laris manis,  yang tadinya negatif kok jadi positif, yang tadinya susah jodoh kok sekarang menikah……dan jutaan pola vibrasi.

Pertemuan tidak pernah kebetulan, dan kejadian pun tidak pernah kebetulan, yuk kita belajar menyadari di pelatihan ini dan menerapkannya.

 

2. PENDALAMAN KELAS DASAR DIATAS,  bisa dilakukan dengan acara formal maupun non formal, sharing kumpul bersama.
Memperdalam, semua teknik aplikasi untuk membaikkan diri sendiri, sesama.  Tiada berbiaya, seikhlasnya kumpul.
Terlebih lagi adalah OLAH HATI – OLAH VIBRASI  karena KEHIDUPAN ADALAH PERMAINAN VIBRASI JIWAMU/HATIMU  SENDIRI didalam hati (jagat kecil) yang terwujud dalam perbuatan sehari-hari.

Mengenali sisi kosmik, sejati, diri sendiri yang ajaib untuk memasrahkan seluruh proposal kehidupan sehari-hari.

Mempertajam membaca VIBRASI, GELOMBANG, membaca pemikiran, membaca getaran apapun, hingga unek-unek siapapun, kepribadian, dan hal tersembunyi.  Mengasah otak kanan dan rasa.
Banyak manfaat diaplikasikan dalam merangkai kejadian yang tidak pernah kebetulan, membaca seseorang, tempat, hingga getaran kenaikan bisnis, saham, dan apapun.
Banyak terapis bisa membaca cepat pasiennya, keluhannya.
Banyak pebisnis yang mempertajam intuisinya.

 

3.  KELAS ADVANCE (FORUM SPIRITUAL UNTUK KESEMPURNAAN HIDUP, DAN MEMAKNAI HIDUP)

Kelas ini adalah mengenal SAYA,  melampaui pikiran, jiwa, badan.
Apa tugas SAYA?  Memahami DIRI dan saudara se semesta yang membantu segala urusan.  Einstein pernah menyatakan, kita adalah ruh yang dibantu oleh ruh-ruhNya yang demikian banyak di semesta serta  ranah Quantum.
DIRI yang membimbing jiwa, hati, badan dan pemikirannya.
Tentu jadi belajar kenapa suratannya begini, semua gak pernah kebetulan.  Belajar memahami “past life regression” sang jiwa, sains psikologi.
Belajar menyadarkan jiwanya, pemikirannya, badannya untuk memberikan kebaikan di kehidupan ini, dan kembali kepadaNya.
Sama-sama belajar mengenal DIRI (mikrokosmik), dan saudara semesta- makrokosmik.
serta akhirnya SANG DIRI melebur kepada Mahakosmik yang meliputi apapun. Mengenal sang Maha Kuasa, Jagat Gede (jagat semesta) yang berisi.
Perjalanan spirit dimulai berenang di dalam lautanNYA..
Forum ADVANCE yang terus menggali, memberdayakan diri, dan tiada habisnya. Pembangunan cara berpikir, mental, disertai pembangunan ekonomi dan pembangunan spiritual.
Belajar mengamakan Tiada apapun selain DIA  (Source) dalam aplikasi pemberdayaan meningkatkan kualitas hidup.  Belajar mengenal Diri, dan SOURCE (Sumber segalanya, Tuhan Sang Esa) untuk kesempurnaan perjalanan hidup dan kualitas kehidupan insan manusia.

 

Nikmati semua status, artikel di group ini, ambil manfaatnya.  Terus selalu positif membaikkan diri sendiri, kasihi sesama dengan bergerak yang positif dan bermanfaat.
Dan terus menyadarikan jiwamu untuk selalu mengingatNya, Tuhan Maha Besar,  Allah SWT.

—————————————————-

MAU TERAPI – KONSELING UNTUK MENGUBAH NASIB?

RUMAH MOTIVASI-KONSELING-TERAPI:   di CIGANJUR – JAKARTA SELATAN, dengan waktu sesuai perjanjian.

Atau sharing komunitas, terapi bersama keluarga besar di  kediamannya masing-masing.

Mahakosmos biasa menerima undangan private, kelas pelatihan private,  komunitas, keluarga besar, dan team marketing dan team perusahaan untuk memotivasi, membangkitkan “kesadarannya” kemauan kuatnya, mengubah mental – kejiwaan, cara berpikir, mental, menggerakkan kesadaran untuk sehat,  omzet meningkat, pergerakan sukses, dan sebagainya.  Juga MEMBERSIHKAN rumah, pabrik, kantor dari “iusi, pribadi-pribadi negatif, cara berpikir” yang terlanjur terekam dan gentayangan di tempatnya.  Yuuuk ubah jadi baik dan positif.

Telp. 085715244100 (whatsapp),  081223957777  Pin bebe 28A1C3F2

“Investasi Konseling-Terapi, terserah pasien menilainya.”

Cerita hidupmu adalah tujuanmu yang tersembunyi…..

Sahabat mahakosmos yang terkasih,

Dari begitu banyak fenomena kehidupan, maupun kajian sains tentang “kejadian gak pernah kebetulan”.    Ternyata kuncinya adalah GAMBARAN (IMAGE) yang kuat namun “tidak disadari” alias sudah diabaikan…..

Ketika terabaikan, terlupakan, dan gak disadari (gak mikir)….gak mind blasss, mbejo, katro……. maka IMAGE itu akan berpindah ke zone Tuhan.  Dan Tuhan semesta alam (SOURCE, lautan cahaya) itu mengambil alih dan memproses IMAGE tersebut.   Seperti ungkapan agama,  Tuhan sesuai persangkaan hambanya.

Begitu banyak sahabat konseling, sms, inbox, maupun tatap muka yang bercerita bahwa saya sukses ketika bergabung dengan A, B, C, D, dan lain-lain.

Namun ada pula yang bercerita sebaliknya….wah, saya kok bergabung di A, B, C, D, dan lain-lain malah jadi musibah?

Kunci utamanya adalah tujuan dirimu apa sebelum bergerak bergabung di A, B, C, D……. alasan kenapa dirimu bergabung disitu atau melakukan sesuatu aktivitas entah bisnis, usaha, kerjasama, organisasi, ikutan pelatihan bahkan jadi penyelenggara mahakosmos?  Itulah kecenderungan apa yang akan terjadi, cerita bergulir seperti itu adanya.

Mulutmu pasti akan keluar perkataan “menyemburat keren” alias gak jujur,  tidak sesuai yang ada di hatimu yang menyimpan tujuan “sebenarnya”.  Demi hubungan sosal, kecenderungan orang akan berbicara lain untuk “nyenengin orang lain atau yang keren-keren”.  Padahal seandainya mau jujur, maka ceritanya akan lain.

Contoh:

Mas, kenapa saya sudah melakukan kegiatan berbagi, namun malah rejeki mampet, semua jadi runyam.   Kan teori exactnya, hukum pantulan, hukum keseimbangan, tarikan……..kalau mengurangi, maka diseimbangkan selalu saja ada rejeki berdatangan hingga “titik keseimbangan kembali”.

Begitu banyak ribuan kasus konseling, namun hanya sedikit yang bilang begini….”mas, minta tolong koreksi saya, atau bedah diri saya untuk kebaikan kehidupan di masa mendatang”.

Karena tidak semua orang akan “bahagia” menerima dibedah kasusnya bahwa cerita musibah, ujian, yang kini dideritanya adalah “hasil dari perbuatannya sendiri”,  atau image yang telah dibuatnya sendiri.

Kecenderungan maunya berubah lebih baik, namun tidak mau melihat kenyataan dirinya.

Manusia cenderung melihat apapun yang berada di luar, padahal rahasia terbesar kehidupan ada pada “dirinya sendiri”.

Bagi mereka yang memang “kejiwaannya” tidak mau dikoreksi, ya itupun maunya, gak ada yang salah.  Ya sudah gitu deh, saya gak berani cerita apa-apa.  Hanya menjawab seperlunya sesuai apa maunya.

Namun mereka, alumni yang sejak 2009 sampai detik ini, kok ya selalu hadir di setiap pertemuan, pelatihan, kumpulan,  ya itu yang cenderung tujuannya adalah “mau mengubah ceritanya, tujuannya”.  Sehingga akhirnya  mengalami perubahan nasib yang signifikan.

Akhirnya yang curhat kenapa saya sudah bersedekah, berbagi, membuat acara sosial, namun kok ya selalu menderita cerita hidupnya.  Suatu hari, bertanya…. apakah berkenan membedah saya, kenapa cerita hidup kok selalu menderita?

Nah, ternyata doski memulai….maka saya pun berani cerita.

Bener nih, mau menyimak dan mengubah ceritanya?  Atau sekedar kepo…   Saya sekarang sangat berhati-hati untuk mengupas, karena ternyata tidak semua orang bisa menerima, hingga menimbulkan suatu keburukan di kemudian hari.

Saya jawab “lho kok dirimu tidak menyadari apa tujuan atau landasan kenapa melakukan semua aktivitas sosial, bersedekah, berbagi itu…..”

Akhirnya saya tuntun,  pernah gak kepikiran mau “terkenal”, dapet pengakuan…. sehingga mengerjakan apapun demi itu.

Lha beliaunya akhirnya menganggukan kepala…..”Ya mas, saya memang ingin sekali terkenal, exist, status sosial dikenal dimana-mana”.

Saya bilang, itulah tujuanmu melakukan kegiatan sosial, bersedekah, berbagi,

Apa yang dirimu cari di dunia ini, apapun bentuk duniawi, maka itulah ujianmu dan akan bermunculan cerita-cerita penderitaan di kemudian  hari tiada habisnya.  Dan berhenti cerita itu, karena “ngeh”, sadar, mengubah tujuan yang dicari.

Akhirnya sahabat itu pun tercenung, dan langsung menterapi dirinya sendiri, intropeksi.  Menyesal, karena selama ini membuat acara sosial, kegiatan, hingga usaha saja adalah demi status, dikenal, jabatan, ngetop, prestise, harga diri…..     Minta maaf, dan ikhlas pasrah Tuhan mengembalikan fitrah dirinya.   Lalu beliau sholat taubat, dan memberi makan orang di pinggir jalan yang membutuhkan.

Ternyata efeknya, beliau detoks, meriang, demam beberapa hari.  Inilah bukti intropeksi tulus, betapa mengubah memory tujuan yang tersimpan dalam kejiwaan dan sel-sel DNA membuat detoksifikasi jiwa dan jasad.

Lalu beliau bertanya, apakah kegiatan yang sekarang diteruskan…. ya bila kegiatan itu kembali berdatangan ya sambut dan “ingat kuncinya”…. image…image…image (sangkaan) dari tujuannya.

Kalau tujuannya karena Source, lautan cahaya yang meliputi apapun…..atau tujuannya adalah Allah SWT,  tentu “lompatan Quantum cahaya, akan mengiringi”.  Miracle yang berkah, selamat

Kalau tujuanmu karena untuk kebaikan sesama, maka rejeki berdatangan, karena efek pantulan.  Semakih ikhlas tujuan aktiivitas itu entah membuat usaha, bisnis, kegiatan sosial adalah untuk kehidupan sesama…. maka biasanya “sang rejeki yang berkah” akan berdatangan.

Namun kalau tujuanmu untuk memenuhi ego, nafsu, maksa (force), ya ceritanya umumnya penderitaan, ujian tak berujung, kejadiannya selalu memakan biaya.

Mas, kenapa saya membuat usaha kok malah berantakan.

Kenapa saya mengikuti kegiatan pelatihan, seminar, kemudian malah selalu musibah.

Mas kenapa saya menjadi penyelenggara kegiatan kok malah jadi musibah, kecelakaan, gangguan….

 

Saya jadi teringat ratusan konseling sahabat “top” yang ternyata membuat acara, bikin buku,  hingga menjadi direktur pun selalu kena masalah, kerugian, hutang.  Walau diluaran sana, berusaha menutupi dengan prestise-nya.    Pada akhirnya beliau-beliau menyadari sendiri setelah saya paparkan penyebabnya.

Ada yang selalu bermisi sosial, tujuannya membantu permasalahan orang….ya ceritanya, masalah pasti akan datang, hukum LOA, tarik  menarik.

Ada yang bikin buku…”masalah, siapa takut?”… waduh, beliau ini rupanya master pengundang sang masalah jadi pada berdatangan.

Ada yang ATTENTION behind ATTENTION, landasan kegiatannya adalah karena punya hutang, maka membuat kegiatan itu.  Maka ceritanya pun penuh dengan hutang yang terus gak ada habisnya, dan gak ada solusinya.  Karena temanya adalah hutang.

Ada yang jadi penyelenggara, karena sebagai tempat “pelarian masalah rumah tangga”, ya ceritanya begitu teyus

Ada yang ikutan kegiatan, karena butuh penyegaran, ya ceritanya cuma dapet “kesegaran”, setelah gak ikutan lagi ya loyo…

Ada yang ikutan kegiatan karena landasan yang tersembunyi adalah “banyak cem-ceman (lawan jenis)”, akhirnya ceritanya rumah tangganya semrawut, karena kok banyak “godaan” lawan jenis berdatangan.

Ada yang ikutan bikin acara, malah jadi lumpuh…. ternyata terkuak landasan ikutan jadi team adalah mau mengambil jaringan/networking  atau keilmuan saja….”.  Ceritanya, ya akhirnya selalu saja mendapat kelumpuhan atau musibah selalu ada kejadian yang mengurangi atau mengambil dari dirinya.

Ada yang landasannya tersembunyi sekedar menyakiti, sehingga ikut organisasi tersebut, atau tersakiti  oleh kumpulan lain, tidak dihargai dan bergabung di kumpulan baru dan ceritanya ya ybs jadi sakit-sakitan atau musibah.

Kuncinya adalah IMAGE yang tersembunyi, kenapa dirimu bergabung, memulai usaha/bisnis, kegiatan, acara, atau apapun.

Dan image tersembunyi itu gak bisa dibohongi terlihat jelas dari perilakunya ketika “berkegiatan” yang dimulainya.

Yang tujuannya hanya uang, maka nampak terlihat.

Yang tujuannya sekedar existensi, juga jelas terlihat.

Dan lain sebagainya.

Mereka yang bertujuan adalah untuk kebaikan sesama dan Tuhan dibalik itu semua,  juga akan terlihat….

Kenyataan gak bisa dibohongi,  ya nyata ceritanya di kemudian hari.

 

Jangan pernah menyalahkan siapapun, karena kuncinya rahasia terbesar kehidupan ada pada diri kita yang tersembunyi itu.   Maka pandanglah dirimu kedalam, dan bedahlah semua tujuanmu dalam hidup atau tujuan/alasan kenapa dirimu berbisnis, usaha, berumah tangga, dan sebagainya.  Juga bergabung di mahakosmos, entah jadi peserta, member atau jadi penyelenggara.

Ceritamu kelak bahagia atau tidak, ya dari tujuan di dalam dadamu yang tersembunyi itu.

 

Salam mbejo,

mas kris

“datang telanjang membawa kasih, pulang juga telanjang sekedar memberi makna”

 

 

Memahami keluarbiasaan diri kita dan memaknai hidup di dunia ini

Salam sahabat mahakosmos,

Tidak terasa sudah 5 tahun  sejak saya meninggalkan gemerlapnya dunia bisnis project,  perusahaan  yang menawarkan kemewahan dan harta duniawi pada  tahun 2009.  Tidak membawa seperakpun uang di dompet, bahkan tidak membawa data-data bisnis yang sudah belasan tahun menyertai dan data-data itu bisa saja dibutuhkan oleh lawan bisnis dan menjadi “duit besar”.  Sayang, sudah gak punya “otak” pikiran blasss, he.he.he.he.

Tidak tahu kenapa digerakkan hijrah, meninggalkannya, tanpa ada rasa sedikitpun.  Hingga tidak mengerti apakah bulan depan bisa menghidupi rumah tangga, anak, atau orang yang ditanggung.  Nanti kalau sakit bagaimana biaya medicalnya.  Nanti menyekolahkan anak bagaimana.   Blasss, gak ngerti.  Yang sudah terjadi, dan belum terjadi, bukan urusan saya.

Saya baru menyadari bahwa kemelekatan akan isi duniawi inilah yang menimbulkan bejibun penderitaan puluhan ribuan orang yang saya temui dalam konseling dan pelatihan.  Jadi saya simpulkan, “apapun yang kamu cari di di dunia ini, maka itulah ujian untuk manusia jadi menderita”.

Ketika orang sudah fokus tujuannya pada kekayaan, maka kelak kekayaannnya itu akan menjadi ujiannya.

Ketika fokus mencari pasangan keren, maka ujiannya ada di pasangan itu.

Ketika fokus mencari anak, maka anak itu akan jadi ujiannya.

Ketika fokus pada kekuasaan, maka itulah ujiannya, dan seterusnya.

Bahkan perasaan dan pemikiran pun jadi melekat pada satu obyek pikiran yang dituju, dan ketika itu tidak tercapai, atau kehilangan, maka jadilah penyakit psikologi.  Bahkan banyak yang sakit kejiwaan terganggu gara-gara mencari isi duniawi.

Kita diturunkan karena punya tugas yang belum selesai,  dihidupkan, dimatikan, dihidupkan, dimatikan, dan akhirnya kembali kepada Tuhan.

Betapa luarbiasanya manusia karena semua ada padanya,  ada unsur atom, sel (jasmani), lalu partikel, quark dan energi yang demikian luarbiasa tergerak oleh VIBRASI (getaran) kejiwaan/batin/hati kita.   Semuanya adalah energi duniawi, dan semakin kuat tatkala fokus kepada duniawi.   Olah vibrasi, jiwa yang menggerakkan semua partikel, quark, dan energi untuk mewujudkan impian yang mau dicapai.

Dalam dunia modern, muncullah pemahaman “the secret” yang dipakai di seluruh pemberdayaan seantero dunia dalam mewujudkan impiannya.    Bahkan hingga mereka yang mencari kekayaan, kekuasaan akhirnya meminta bantuan “konsultan” dalam ranah batin/kejiwaan/vibrasi ini agar impiannya tercapai.  Konsultan dibalut dengan “jubah agama atau spiritual” padahal ranahnya berbeda.

Ini adalah ranah metafisika, kekuatan partikel, quark, hingga energi yang tersembunyi dalam tubuh,  karena kita adalah mikrokosmos yang menggerakkan makrokosmos (alam semesta).

Kekuatan besar dalam tubuh kita adalah ego, kesombongan, eksistensi….semakin itu dipelihara, maka kekuatannya semakin membesar untuk urusan duniawi.  Menimbulkan lompatan-lompatan energi, quantum.   Namun ada efeknya….yaitu gak bisa pulang, karena jadi melekat dengan duniawi.  Maka akan terikat, melekat, dan sulit dilepaskan.   Dalam agama dinamakan kesombongan iblis, yang tidak mau kembali kepada Tuhan.

Ada satu lagi, potensi yang luarbiasa dalam diri kita, dengan daya tiada batas, yang baru muncul tatkala pikiran dan kejiwaan melepaskan daya (partikel, quark, dan energi hingga melepas lompatan quantum energi).

Yaitu level kosmik, cahaya, yaitu ruh Tuhan yang bersemayam dalam diri, selalu membimbing dalam kesadaran.  Guru sejati, kesadarannya, nurani.   Sungguh manusia itu mulia, karena ada sepercik cahayaNya ini, nurani.

Jiwa raga manusia yang mampu melepaskan diri dari kemelekatan fokus duniawi dan tidak pernah memalingkan wajahnya dan jiwanya (hatinya) dari Tuhan.  Lalu selalu intropeksi melepas semua daya dalam diri, mematikan semua daya existensinya, maka muncullah kekuatan nurani dalam dirinya.   Mematikan semua daya existnya yang ada hanya daya Tuhan. La haula wala quwwata illa billah.

Dari ratusan artikel  mahakosmos selalu disebutkan kisah nyata, para peserta, pasien konseling, yang sudah kemana-mana berobat, mencari solusi finansial, bisnis, namun ketika melepas daya existensinya, tiba-tiba tak tersangka tak terduga solusi bermunculan dengan sendirinya.  Bahkan sakit kronis yang sudah dinyatakan gak mungkin sembuh, malah sembuh.

Off, dan On.  Kekuatan nurani, ruh Tuhan (spirit) baru muncul tatkala tiap hari, tiap hembusan nafas mematikan daya existensinya.   DIA mengambil alih segala urusan tatkala kita berserah, yaitu mematikan daya existensinya.  Sudah tiada daya untuk menyembuhkan, terapi, daya mikir, daya memelihara tubuhnya, daya menggerakkan rejeki, daya mencukupi keluarganya, daya memelihara rumah tangga, dan milyaran daya yang ciptakan sendiri, karena MERASA BISA…

Sahabat,

Sekedar merenungi, bahwa kita adalah jiwa raga (level partikel, quark, energi)  bersama ruh Tuhan (spirit, level cahaya, nurani yang selalu menyadarkan jiwa).  You are mind, soul, body plus spirit.

Jiwa kita diturunkan ke dunia ini, bersih suci, dalam jiwa yang bersih, gak mikir, yang mikir adalah ruh Tuhan.

Namun seiring dalam kandungan ibu,  dan beliau mikir fokus akan isi duniawi, maka terekamlah, dan berdatanganlah mahluk-mahluk pikiran.  Dan membentuk seperti apa kita, ya dari kumpulan pikiran ibu selama mengandung, dan kemudian terlahir.  Dan setelah terlahir, bibitnya sudah jelas dari pemikiran dalam kandungan itu, dan akhirnya bertambah kembali mahluk-mahluk pemikiran yang membentuk pola pribadinya, karakternya, mempengaruhi kejiwaanya. Dan terbentuklah apa dia di kemudian  hari.

Pikiran tidak pernah mati, bahkan sejak adanya mahluk di dunia ini,  memory pikirannya masih ada di alam semesta, persisnya di alam pikiran.  Dan alam pikiran itu juga terhubung dalam otak manusia.  We are all connected, kita semua terhubung.

Inilah kenapa banyak kerasukan yang mempengaruhi jiwa suci (rahayu, roh ayu) ini karena fokus memikirkan sesuatu.  Ada yang kerasukan hantu, kerasukan duit, kerasukan MLM, kerasukan order, kerasukan SEO dikit-dikit optimasi, dan bejibun lainnya.  Apa yang kamu pikirkan akan menarik “pemikiran” dan semakin banyak menjadi suatu kepribadian.    Dalam penglihatan batin,  wujudnya seperti mahluk, saya namakan mahluk pikiran.

Ketika seseorang mikir dan terobsesi berbisnis kue, maka bisa saja menarik pemikiran di alam pikiran.  Tentu dengan spek tertentu pemikirannya, resonansi pemikiran, dan menarik pikiran sejenis di alam pikiran yang berasal dari orang yang hidup pada abad 1, 2, atau jangan-jangan jaman sebelum masehi.

Inilah yang disebut reinkarnasi pemikiran,  pemikiran orang zaman dulu yang terlahir kembali, tertarik oleh pemikiran seseorang di masa sekarang.

Sekedar renungan, berarti pemikiran orang sekarang adalah copy paste, berasal dari kumpulan pemikiran orang sebelumnya yang memorynya masih ada di alam pikiran.

Atau jangan-jangan, gayamu yang genit itu juga pikiran dari orang sebelumnya yang memiliki “spek karakter sama”, tertarik membentuk dirimu.  Gaya bicara, karakter, skill hingga pengetahuan pun berasal dari “memory” alam pikiran manusia sebelumnya.

Si A, tadinya orang biasa saja, namun karena banyak mikir dengan spek tertentu, tiba-tiba sekarang sudah kerasukan pemikiran dan mempengaruhi  jiwanya, dan perilakunya jadi berubah.  Bisa saja sukses, juga kebalikannya.

Situasi Kamu sekarang ya terbentuk dari pemikiran……biasa mikir apa?

Sehingga banyak kasus psikologi, itupun berasal dari alam pikiran manusia sebelumnya yang terkoneksi.  Logika sainsnya bila kamu kerasukan 1 folder pemikiran manusia sebelumnya, karena terkoneksi…jangan-jangan penyakit jasmaninya juga terbawa (carrier).  Sehingga terapi psikologi ternyata ampuh sekali dan bisa mengatasi gangguan jasmani.   Ya karena pemikiran yang dilepas itu ternyata membawa penyakit.

Atau pikirannya menarik pemikiran manusia sebelumnya di abad 10,  dan ternyata ketemu dengan seseorang yang menarik pikiran dari manusia di abad sama.  Ternyata keduanya bertemu, dan merasa dalam pemikirannya seperti sudah saling mengenal.  Itulah pikiran lama, bertemu.   Repotnya, banyak kasus rumah tangga bermunculan ketika merasa ketemu pasangan lain dan dulu ternyata pikirannya adalah sepasang kekasih.

Sahabat,

Sekedar merenungi, kita yang tadinya jiwa bersih namanya roh ayu (rahayu), plus ruh Tuhan (nurani).  Seiring pertumbuhan, maka menarik semua pemikiran di dunia ini.  Terbentuk kumpulan pemikiran yang membentuk cerita perjalanan kita.

Sesungguhnya hidup ini adalah perjalanan menuju Tuhan atau tempat asal kita yaitu di sisiNya.  Karena kita berasal dari tempat yang sama, nurani.  Sepercik cahayaNya.

Kita turun pertama kali dulu, bersih bersama nurani, namun kemudian ada “memory” kumpulan pikiran bersamanya.

Kita tahu dalam sains,  dunia adalah level atom, sel, partikel, energi (lompatan quantum)…………lalu alam cahaya (nurani), lalu alamNya, tiada apa-apa, zero.

Logikanya bila kita kembali, maka mesti kembali seperti dulu yaitu setidaknya dalam level cahaya (nurani) agar kembali ke sumber nurani,  SOURCE yaitu zero.  Tuhan Sang Esa, Allah SWT.   Namun ternyata jiwa kita selama satu putaran kehidupan duniawi ini,  ada 100 milyar mahluk pikiran, memory tentang duniawi yang melekat.

Logikanya, untuk kembali seperti semula….tentu kemelekatan itu mesti dilepas satu persatu hingga kembali menjadi roh ayu.   Itulah yang dinamakan hisab, pertanggungjawaban ketika kita meninggal.

Semua yang dilakukan, tentu ada memory yang melekat.  Itulah yang dihisab.  Seperti memory komputer, dipresentasikan, maka akan nampak di layar setelah kematian, semua perbuatan tersebut.

Seandainya di file komputer itu, gak ada file apa-apa tentang duniawi, karena “gak mikir” blasss, yang ada dalam pandangan cuma Tuhan, Zat nyata yang meliputi apapun.   Tentu beda kan?  Yang ada cuma Tuhan.  Maka itulah tujuannya, logikanya karena isinya Tuhan, zero… maka kembali ke zero.

Bisa saja dalam pertanggungjawaban setelah kematian,  melepas kemelekatan itu bisa ratusan tahun, bahkan ribuan tahun waktu dunia.  Semakin banyak melekat, fokus impian akan duniawi ya semakin capek deh melepasnya.

Kita gak perlu menunggu mati jasad untuk melakukan itu, bisa dari sekarang.  Melepas kejiwaan/batin, dari semua pemikiran yang melekat akan isi duniawi.    Namanya INTROPEKSI, menyesal telah melekat.  Caranya ya ingat kembali, seperti flash back, mulai dari kapan lahirnya, hari-hari apa yang dipikirkan tentang duniawi….seperti membuka kalendar, tanggal demi tanggal sejak terlahir.

Semua tersusun rapi, kemelekatan itu.

Ternyata ini adalah TERAPI PSIKO luarbiasa, ketika melepas kemelekatan dengan peristiwa yang berlalu, dengan “saya menyesal telah mikir (apa) .berbuat (apa)…. maafkan saya,  saya mengasihiMU Tuhan”

Itu saja membuat cerita hidup berubah lebih baik, karena masa sekarang terbentuk dari masa lalu.  Kalau pemikiran buruk  masa lalu dilepas, tentu masa sekarang pun berubah.

Sungguh ketika kita belajar melepas kemelekatan dengan pikiran duniawi, maka pikiran terhenti, diam.  Dan seperti ada yang berpikir di dalam ini.  Itulah nurani, ruhNYA, spirit yang sebetulnya punya mau, memikirkan jalan hidup yang berkah selamat untuk hambanya si jiwa raga ini.  Orang awam menyebutnya nurani berbicara.

Ternyata semua sudah diatur dalam kebaikanNya, ketika gak mau mendengarkan aturanNya nurani itu, maka ujian musibah, penderitaan seringkali terjadi untuk manusia itu sendiri.  Ikutilah nuranimu, saat sudah melepas kemelekatan dengan duniawi, itulah juru selamat dalam kehidupan.

Kuncinya adalah belajar melepas pemikiran dengan isi duniawi,  berimbas kepada pikiran diam dengan sendirinya, gak mikir dengan sendirinya.  Dan nurani pun muncul mengambil alih,  jelas, dan membahagiakan petunjuknya.  Ternyata semua sudah diatur sedemikian rupa dengan sebaik-baiknya kemuliaan ditiap peran.

Kita belajar seperti ikan di samudera laut,  yang berbahagia kesana kemari, bebas kemanapun, namun tidak pernah keasinan air laut.  Ikan tidak pernah melekat dengan asinnya air laut.

Kita pun telah belajar di banyak artikel mahakosmos, juga alumni pelatihan, betapa kita menyerah, tiada daya apapun, sudah tidak ada harapan sembuh…kok malah sembuh.  Ketika tiada daya, tidak mampu lagi mencari rejeki,  lha tiba-tiba rejeki datang.  Belajar off, belajar mati, mematikan daya existensi/ego, menyerah total tiada daya lagi, ini adalah inti melepas kemelekatan akan duniawi.

Melepas duniawi,  malah diberi duniawi.  Karena saat melepas, dirimu ada di ZONE Tuhan, dan DIA Maha Besar meliputi duniawi yang cuma setitik.  Artinya dirimu menggenggam duniawi yang cuma setitik.

Ketika belajar mati, melepas kemelekatan itu satu persatu lepas,  dirimu akan menjadi DIRIMU SENDIRI.  Menyadari dengan semua indra nyata bahwa semua yang ada meliputi duniawi yang gak nyata  adalah ZAT TUHAN yang nyata.

Rahayu,

mas kris

Your are mind-body-soul-spirit, alias insan manusia, insan kamil, jiwa raga yang bernurani

KEAJAIBAN PASRAH, TIADA DAYA APAPUN…

BUKAN TESTIMONI, KEAJAIBAN PASRAH PESERTA PELATIHAN

Puji syukur telah selesai acara pelatihan Yogyakarta 28-29 des 2013.
Ada peserta yg mengalami perubahan yg ‘gak nalar’ yaitu Bu Ervin dari ngawi. Beliau mengikuti pelatihan di Solo setahun lalu. Anggap saja saat itu mengalami ujian sakit yg kronis, leukimia, lever kronis, sumsum tulang belakang bocor sehingga rembesannya mengganggu ginjal dan usunya berlubang 8 terlihat saat check di RS, serta tulang belakang yg parah sehingga saat pelatihan mesti disangga alat hingga leher agar bisa duduk tegak. Beliau menyimak isi materi saat itu saat penyaji bilang ‘kapan kamu menyerahnya?’. Kapan acungkan tangan dan mengibarkan bendera putih, dan bilang Ya Allah saya nyerah, pasrah.’
Sudah banyak kasus, ketika menyerah dan pasrah total mengalami keajaiban kesembuhan, termasuk penulis sendiri yang mengalami.   Tubuh manusia itu ada 2, lahir batin dan satunya lagi tubuh kosmik yg ajaib. Tatkala menyerah total, maka tubuh ajaibnya langsung mengambil alih. Tubuh yg tiada derita, sehat, kuat, cerdas, ajaib, menyembuhkan dsbgnya….


Saat latihan, ternyata beliau bener bener menerapkan makna pasrah, dan mengalami perubahan bs duduk tanpa disangga dan sakitnya mulai mereda.
Sejak saat itu beliau pasrah total, sama sekali tdk lagi berobat apapun bahkan minum obat apapun. Hingga semua orang menyangka beliau putus asa, bayangkan sdh 3 tahun tiap pagi dibopong oleh suaminya utk berjemur, kemana mana dibopong suami karena sakitnya yang kronis.
Saking pasrah totalnya, semua sisi manusianya pun lenyap, contoh beliau sangat penakut. Suatu malam sang suami keluar rumah dan listrik mati. Suami langsung ngebut ke rumah khawatir ada apa apa dengan istrinya, ternyata beliau kok berubah, nyaman dg situasi gelap yg sangat ditakutinya. Akhirnya mereka tiduur dlm gelap, dan tatkala suaminya terbangun, kaget sekali krn istrinya gak ada di pembaringan. Dicarinya istrinya, lho sedang sholat. Kok dia bisa bangun tanpa dibopong dan bisa sholat? Sang suami paham selama ini istrinya sudah tawar, bahkan sudah siap apabila meninggal saat itu dan semua sudah dipasrahkan kpd Gusti Raja Manusia, termasuk anak-anaknya masih kecil, hingga semua emosi, ketakutan, trauma, stress pun seperti sirna. Dia sudah damai tawar. Itulah ciri-ciri si tubuh kosmik aktif.

Ajaib, beliau sembuh drastis, dan ketika dicek ke RS, semua organ ginjal, liver, usus mengalami kesembuhan gak nalar.
Beliau pun rajin setiap acara mahakosmos selalu datang, hingga acara di Malang dan kini di Yogya.
Dan di yogya inilah, dibuka tuntas bagaimana mengenali dan memunculkan diri kita yg ajaib, sang kosmik, ruhiyah, sejatinya. Untuk mengarungi kehidupan fana ini dengan berkah selamat, melimpah nikmat sesuai fitrah.
Siapapun kita bisa menemukan solusi atas segala ujiannya seberat apapun, asal sudah mampu mengacungkan tangan. Ya Allah saya meenyerah.
Kalau kamu sudah kepepet, silahkan bergabung. 
Sungguh kekuatan pikiran itu luarbiasa, demikian juga dengan kekuatan jiwa (soul power) itu menggerakan energi semesta (metafisika), juga kekuatan tubuh.  Namun bila ketiganya dipasrahkan total, tiada daya, maka ada kekuatan tiada batas dibalik semua ini yang akan mengambil alih.  Tentu sudah lagi melemahkan sisi manusia lahir batinnya yang penuh ego, merasa bisa mampu menyembuhkan, merasa bisa mengatur sendiri, merasa berkuasa atas segalanya, meruntuhkan seluruh ego dilepas satu persatu, pasrahkan kepada kekuatan tiada batas, mikrokosmik-makrokosmik-mahakosmik.  Dialah Sang Esa, Sang Tunggal yang punya skenario di jagat semesta ini.  Hidup akan membahagiakan, selamat, berkah kembali ke fitrah semula tatkala menjalani hidup memahami mauNya DIA, dan memahami hukum semestaNya, ilmu kehidupan.
Dan mesti diingat, kalau ikutan acara mahakosmos, jangan duduk dekat penyaji karena bakal jadi guyonan ketoprak humor si kartolo bejo ini atau bahan praktek. Namun kalau ngeh justru sedang dikupas kasusnya.

KEAJAIBAN: THE POWER OF NOW

Sahabat yang tercerahkan,
Saya yakin dan mendoakan dengan gembira dan syukur, bila semua pembacanya mulai hari ini dan seterusnya ikhlas berkemauan kuat untuk menyongsong rejeki yang lancaaaaaaar baik dari sesama manusia, juga melalui hewan, tanaman, tanah, bumi, batu, air, api, angin, cuaca, dan apapun di langit dan bumi.
Ada sahabat bisa jadi ada orangnya di group ini, kita belajar “memaknai kehidupan”.
Yang satu kesannya gak punya impian, gak pernah ngomongin yang belum terjadi bahkan 1 jam setelah ini. Dia hanya fokus mensyukuri yang sekarang, mengerjakan yang di depan mata dengan professional. Semua yang berdatangan, disambutnya sekarang. Kesannya biasa saja,
Satu lagi, sahabat dengan banyak impian, buku impian, bahkan detail memaksakan seperti merancang jalan hidup dari waktu ke waktu.    Dan memang sahabat penuh impian ini seperti luarbiasa karena semua yang diimpikan detail waktunya itu pun terjadi.
Waktu berlalu, sahabat yang punya impian banyak, dan “memaksakan” alur kehidupan ternyata sudah punya mobil, rumah, dan sebagainya. Namun dalam perjalanan waktu, ternyata selalu banyak ujian dan musibah, ada saja peristiwa musibah yang membuat uangnya terkuras.   Akhirnya hutangnya banyak,  rumahpun akhirnya terjual, mobil terjual, kembali naik motor. Dan pekerjaannya yang penuh impian sudah lepas dari tangannya dan kembali bekerja dengan pekerjaan barunya sebagai marketing atau apapun yang tidak memaksakan impian.
Sementara sahabat yang satu lagi, yang hanya berpikir dan mengerjakan professional di WAKTU SEKARANG, tidak memikir waktu lalu, dan bahkan waktu mendatang. Berpikir SEKARANG dengan KEYAKINAN “semua kebutuhannya tercukupi dan berhasil maksudnya”.
Kini setelah 3 tahun, assetnya bertambah, rumah bertambah, kendaraan nambah, pekerjaannya tenang, rumah tangga bahagia seperti berlayar di samudera dengan ombak yang asyik.   
Seandainya dirimu paham, rahasia BERPIKIR SEKARANG, TIADA WAKTU LALU DAN MENDATANG. Sesungguhnya dirimu sedang berada di zone tanpa ruang, tanpa waktu, tiada batas. Itulah wilayahNYA. Tempat dimana IMAGE, GAMBARAN KEYAKINAN TERJADI di ruang duniawi.
Saya jadi teringat, ketika jalan-jalan bersama keluarga ke luar kota (Demak), dan pulang dari sana setelah subuh sekitar jam 5.30 pagi.   Kita asyik asyik saja menikmati perjalanan, melihat pemandangan, ngobrol sambil nyetir.  Betapa kagetnya lho kok sudah sampai Jakarta padahal baru jam 11.30 siang, akhirnya makan di rumah makan seberang Aneka Tambang, Tanjung barat.   Sempet nanya sama keluarga, tadi apakah lewat cirebon atau lewat mana, kok sudah sampai disini saja.  Waktu yang sangat cepat sekali, padahal sampai sekarang, saya sering ngebut untuk mengejar waktu, ternyata selalu 8 – 9 jam bahkan lebih, kok ya selalu saja ada rintangan di perjalanan.
Tentu kita semua mengalami, bahkan di semua kegiatan di project, mengerjakan tugas, pencapaian target dan sebagainya. Kuncinya jangan mikir waktu.  Jangan-jangan kisah rakyat kegagalan seseorang menyelesaikan candi karena tiba-tiba memikirkan waktu yang dibuat oleh lawannya seolah sudah masuk waktu pagi dengan tipuan ayam berkokok.  Akhirnya jadi mikirin waktu.  Dan gagallah, pencapaiannya.
Sungguh, belajar gak mikir, seolah gak ada waktu, tidak dsadari memasuki ruang tanpa waktu, dan bisa saja terjadi lompatan keajaiban seperti melipat jarak, melipat pencapaian tiba-tiba sampai di tujuan,  target kok melampaui jadinya,  uangnya kok jadi makin banyak,  omzet kok jadi melampaui impian.
Agama mengajarkan bekerjalah, berbuatlah, beribadahlah terbaik seolah hari esok  tidak ada, seolah besok ajal menjemput. 
Demi waktu, dan sang waktu adalah Tuhan, Zat Hidup itu sendiri.  Dialah yang berkuasa atas ruang dan waktu, meliputi apapun.  Sungguh penderitaan manusia muncul, ujian semakin beruntun tatkala selalu berpikir masalah waktu,  berpikir waktu-waktu yang telah berlalu.  Kegagalannya, penderitaan masa lalu, selalu mengenang masa lalu…. kenapa sih selalu jadi kalendar lama?  Seorang yang selalu menatap masa lalu, kegagalannya, penderitaannya, maka kejadiannya selalu saja begitu terus.  Selalu pengulangan kejadian.
Bahkan berpikir hasil dari apa yang dikerjakan, berpikir merekayasa masa depan.  Walaupun impian itu terjadi, karena DIA Maha Pengabul namun perjalanan hidupnya selalu saja ada ombak besar.  Ketika telah merencanakan di waktu mendatang dengan detail, dan dikabulkan.  Maka terjadilah kejadiannya, karirnya melesat, semua impian tercapai, bahkan waktunya pun sesuai.  Luarbiasa.  Setelah direnungi, kenapa semua impian sesuai jadwal waktu itu terjadi,  namun penderitaannya makin bertambah banyak.  Karirnya cemerlan, harta didapat sesuai waktu yang telah digambarkan, namun dia kena penyakit parah yang sangat fatal, parkinson, stroke, dan sebagainya.   Daftar impiannya tercapai, namun hutangnya lebih banyak dari asset harta impiannya.
Belajarlah BERPIKIRLAH SEKARANG, seolah tiada waktu, tiada masa lalu bahkan sejam lalu, tiada waktu ke depan, bahkan sejam sekalipun.  Tataplah Tuhan, sang waktu itu sendiri, tiada ruang dan waktu.  Bekerjalah terbaik, berpikirlah terbaik, berkeyakinanlah yang terbaik dengan penuh “syukur” atas semua harapannya dan gak perlu memaksakan waktu.  Biarlah Sang Waktu merangkainya dengan kekuasaanNya dan pengaturan terbaik.   Maka masa depan di ruang duniawi akan terjadi sesuai keyakinannya tersebut.  
Namanya manusia yang juga ada hawa nafsu  keinginan, dan maunya selalu menghayal berpikir ke belakang, dan juga memikirkan hasil dari pergerakkannya di masa mendatang.  Segera leburkan keinginan itu, perbanyak intropeksi minta ampun karena telah keluar dari Sang waktu.  Dan terus fokus dengan “SEKARANG”, lihatlah sekelilingmu, kerjakan sebaik-baiknya apa yang bisa dikerjakan SEKARANG dengan membawa keyakinan atas semua harapan.
Dalam suatu atraksi di Pelatihan Mahakosmos, ketika seseorang fokus akan keinginannya agar orang yang dituju itu menghampirinya.  Ternyata tidak terjadi apa-apa.  Namun tatkala, memasrahkan kepada Sang Waktu, Tuhan, dan langsung berpikir SEKARANG yang disenangi dan menggembirakan.  Orang yang dituju tiba-tiba seperti tergerak menghampiri dengan sendirinya.
Salam,
mas kris

mbejo, deso, kartolo….gak usah banyak mikir hasil,  apalagi mikirin waktu.  Asyik aja mas bro.